Kanal

Frank Warren Akui Sempat Ragukan Moses Itauma Mampu Hadapi Filip Hrgovic

Penulis: Abdi Ardiansyah
08 Sep 2026, 17:25 WIB

Moses Itauma vs Filip Hrgovic

Berita Tinju - Frank Warren mengaku sempat memiliki keraguan ketika rencana pertarungan Moses Itauma melawan Filip Hrgovic mulai dibahas. Sebelum duel berlangsung, Hrgovic memang dianggap sebagai lawan berisiko bagi Itauma yang masih berusia 21 tahun.

Pertarungan tersebut akhirnya membuktikan mengapa Hrgovic dianggap sebagai ujian berbahaya. Itauma tampil luar biasa pada sebagian besar ronde dengan mengandalkan kecepatan serta kemampuan bertarungnya sebagai petinju kidal.

Itauma bahkan terlihat mampu mengendalikan jalannya pertarungan dan membuat Hrgovic kesulitan menemukan ritme. Namun, situasi berubah ketika Itauma terlalu agresif mengejar kemenangan knockout.

Energi Itauma mulai terkuras memasuki ronde ronde akhir. Hrgovic yang mampu bertahan dari tekanan kemudian memanfaatkan kondisi tersebut dan secara mengejutkan menghentikan Itauma pada ronde kesembilan.

Kemenangan itu membuat Hrgovic merebut gelar IBF kelas berat yang sebelumnya berstatus lowong. Ia juga mencatat sejarah sebagai petinju pertama dari Kroasia yang menjadi juara dunia kelas berat.

Namun, perjalanan Hrgovic sebagai juara baru langsung menghadapi tantangan. Ia diwajibkan menghadapi penantang wajib Frank Sanchez dalam pertahanan pertama gelar IBF miliknya.

Sementara itu, Itauma harus memulai proses kebangkitan setelah mengalami kekalahan profesional pertama. Warren kini ingin mengevaluasi secara menyeluruh apa yang sebenarnya terjadi dalam pertarungan tersebut bersama Itauma dan pelatihnya, Ben Davison.

Salah satu hal yang paling mengejutkan Warren adalah pernyataan kakak Itauma, Karol, yang disampaikan di sisi ring. Menurut Warren, Karol mengatakan bahwa Itauma tidak akan merasa benar benar menjadi juara jika tidak mampu menghentikan Hrgovic.

Warren kemudian mengakui bahwa Hrgovic bukan lawan yang pertama kali dipertimbangkan untuk pertarungan profesional ke-15 Moses Itauma.

“Saya kecewa karena sejak awal saya sebenarnya ingin membuat pertarungan melawan lawan yang berbeda. Tetapi kami membicarakannya dan tim Itauma mengatakan bahwa Hrgovic adalah lawan yang mereka inginkan dan dia sempurna dalam segala hal,” ujar Warren kepada The Ring.

Warren juga menilai hasil pertarungan bisa saja dipandang berbeda jika Itauma berhasil menyelesaikannya lebih awal.

“Kalau dia pergi dan menghentikannya pada ronde kedelapan, semua orang pasti akan menganggap kami jenius. Dalam beberapa hal, saya justru senang dengan apa yang terjadi pada Sabtu lalu,” lanjutnya.

Meski kecewa dengan hasil akhirnya, Warren tetap melihat banyak hal positif dari penampilan Itauma. Ia menilai kekalahan tersebut dapat menjadi bagian penting dalam proses perkembangan sang petinju.

Kini, fokus Warren adalah membantu Itauma berkembang menjadi petinju yang lebih lengkap. Evaluasi bersama Davison dan timnya diharapkan dapat mengungkap kesalahan yang terjadi sekaligus memastikan Itauma memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi serupa pada masa mendatang.

Bagi Warren, kekalahan dari Hrgovic bukan akhir perjalanan Moses Itauma. Justru dari pertarungan tersebut, timnya mendapat pelajaran penting mengenai pengaturan tenaga, strategi, dan bagaimana menghadapi lawan kelas berat yang mampu bertahan dari tekanan sejak ronde awal.

Artikel Tag: IBF, Frank Warren, Ben Davison, Heavyweight, Filip Hrgovic

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru