Eddie Hearn Ungkap Kekalahan yang Seharusnya Dialami Terence Crawford
Israil Madrimov vs Terence Crawford
Berita Tinju - Terence Crawford resmi meninggalkan dunia tinju pada Desember 2025 dengan status sebagai salah satu petinju terbaik generasinya. Crawford pensiun dengan rekor 42 kemenangan tanpa kekalahan dan 31 kemenangan melalui knockout.
Sepanjang kariernya, Crawford berhasil menjadi juara dunia di lima kelas berbeda. Ia juga mencatat sejarah sebagai petinju pertama pada era empat sabuk yang menjadi juara dunia tak terbantahkan di tiga kelas, yakni kelas welter super, kelas welter, dan kelas menengah super.
Crawford memiliki sejumlah kemenangan besar atas nama nama seperti Errol Spence Jr. dan Shawn Porter. Puncak kariernya datang ketika ia mengalahkan Saul “Canelo” Alvarez pada September 2025 untuk merebut gelar tak terbantahkan kelas menengah super sekaligus menutup karier profesionalnya.
Namun, menurut Eddie Hearn, ada satu pertarungan yang seharusnya menjadi noda dalam rekor Crawford. Pertarungan tersebut adalah duel melawan Israil Madrimov pada Agustus 2024.
Crawford menghadapi Madrimov dalam debutnya di kelas welter super. Pertarungan berlangsung selama 12 ronde dan berjalan jauh lebih ketat dari perkiraan banyak pihak. Crawford akhirnya dinyatakan menang melalui keputusan mutlak dengan skor 116,112, 115,113, dan 115,113.
Dalam tayangan TNT saat menghadiri acara pertarungan Andy Ruiz Jr. melawan Damian Knyba, Hearn bahkan menyampaikan pendapat tersebut langsung kepada Crawford.
“Menurut saya, kamu kalah dalam pertarungan melawan Madrimov.”
Penilaian Hearn bukanlah sesuatu yang baru. Saat pertarungan berlangsung pada 2024, ia memang berada di kubu Madrimov sebagai promotornya dan sejak awal menilai hasil pertandingan terlalu menguntungkan Crawford.
Hearn bahkan sebelumnya mempertanyakan skor 116,112 untuk Crawford karena menurutnya Madrimov memberikan perlawanan yang jauh lebih efektif. Ia menilai laga tersebut sangat tipis dan seharusnya tidak menghasilkan kemenangan dengan margin empat ronde.
Badan Pengawas Tinju Dunia atau WBC pada saat itu juga menggambarkan pertarungan sebagai duel ketat. Meski demikian, WBC menilai Crawford lebih akurat dan efektif sehingga kemenangan melalui keputusan juri tetap dianggap layak.
Dengan demikian, komentar terbaru Hearn lebih merupakan penegasan atas pandangannya sejak 2024. Terence Crawford tetap mempertahankan rekor sempurna hingga pensiun, tetapi laga melawan Madrimov menjadi salah satu pertarungan yang paling sering diperdebatkan dalam perjalanan kariernya.
Artikel Tag: Eddie Hearn, kelas welter, Terence Crawford, Kelas Menengah Super, Kelas Welter Super, Israil Madrimov