Frank Martin Ingin Lebih Aktif Bertarung pada 2026 Demi ke Level Tertinggi
Frank Martin menilai bertarung hanya sekali dalam setahun tidak cukup untuk membawa dirinya naik ke level elite. (Foto: Fight TV)
Frank Martin menyadari bahwa kariernya tidak akan berkembang maksimal jika ia terus bertarung dengan frekuensi yang minim.
Petinju asal Amerika Serikat itu secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk tampil jauh lebih aktif pada 2026 dibandingkan beberapa tahun terakhir, setelah ia merasa jadwal bertarung yang jarang telah menghambat kemajuannya.
Frank Martin menilai bertarung hanya sekali dalam setahun tidak cukup untuk membawa dirinya naik ke level elite.
Petinju berusia 30 tahun tersebut bahkan mengaitkan kurangnya aktivitas dengan kekalahan KO yang ia derita dari Gervonta Davis pada Juni 2024.
Dalam laga tersebut, Martin sebenarnya tampil cukup kompetitif sebelum akhirnya tumbang oleh straight left Davis pada ronde kedelapan di hadapan penonton yang memadati MGM Grand Garden Arena, Las Vegas.
Kekalahan itu membuat Martin harus menepi cukup lama. Ia tercatat absen dari ring hampir satu setengah tahun sebelum akhirnya kembali bertarung.
Namun, penantian panjang tersebut terbayar dengan kemenangan impresif.
Pada 6 Desember lalu di Frost Bank Center, San Antonio, Martin mencatatkan kemenangan TKO spektakuler atas Rances Barthelemy dalam debutnya di kelas junior welterweight, pada partai tambahan duel Isaac Cruz kontra Lamont Roach.
Meski baru saja kembali meraih kemenangan, Martin tak ingin kembali menunggu terlalu lama.
Melalui media sosial, ia menegaskan hasratnya untuk segera naik ring lagi. “Saya benar-benar ingin kembali aktif,” tulis Martin di akun Instagram pribadinya, menegaskan ambisinya untuk bertarung sesering mungkin.
Dalam skenario idealnya, Frank Martin (19-1, 13 KO) ingin langsung menantang juara IBF kelas 140 pon, Richardson Hitchins.
Keduanya sempat terlibat adu pernyataan di media dan media sosial, bahkan Hitchins (20-0, 8 KO) sempat menyatakan terbuka untuk menghadapi Martin.
Namun, rencana tersebut tampaknya tertunda karena Hitchins kini tengah bernegosiasi untuk menghadapi Oscar Duarte.
Dengan Hitchins yang belum pasti, Frank Martin menyatakan kesiapannya menghadapi siapa pun di jajaran juara dunia.
Sayangnya, opsi tersebut juga tidak mudah.
Subriel Matias baru saja kehilangan sabuk WBC setelah kalah KO dari Dalton Smith. Teofimo Lopez akan mempertaruhkan gelar Ring dan WBO melawan Shakur Stevenson.
Sementara itu, Gary Antuanne Russell diperkirakan segera mempertahankan gelar WBA melawan Andy Hiraoka.
Meski demikian, Martin tetap optimistis 2026 akan menjadi tahun kebangkitannya.
Artikel Tag: Frank Martin, Gervonta Davis, Las Vegas, Amerika Serikat