Petinju Muda Irlandia Adam Olaniyan Siap Jalani Debut Profesional di Dublin
Adam Olaniyan memutuskan beralih ke tinju profesional setelah menandatangani kontrak dengan promotor terkenal Frank Warren melalui Queensberry Promotions. (Foto: Fight TV)
Petinju kelas berat muda Irlandia, Adam Olaniyan, memulai perjalanan karier profesionalnya akhir pekan ini dengan harapan besar menyusul kesuksesannya di level amatir.
Olaniyan yang baru berusia 20 tahun disebut-sebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di divisi kelas berat setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Remaja 2024 serta meraih dua medali emas Kejuaraan Eropa selama karier amatirnya.
Debut profesionalnya dijadwalkan berlangsung di 3Arena, Dublin, arena yang terletak tidak jauh dari kawasan barat daya kota tempat ia dibesarkan bersama saudaranya, Josh Olaniyan.
Adam Olaniyan memutuskan beralih ke tinju profesional setelah menandatangani kontrak dengan promotor terkenal Frank Warren melalui Queensberry Promotions.
Keputusan tersebut membuatnya mengabaikan peluang untuk mencoba lolos ke Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Perjalanan Adam Olaniyan di dunia tinju sebenarnya dimulai sejak usia sangat muda. Ia pertama kali masuk ke sasana tinju saat berusia tujuh tahun, mengikuti jejak sang kakak.
Keduanya didorong oleh ibu mereka yang berharap olahraga tersebut dapat menyalurkan energi masa kecil mereka ke arah yang lebih positif.
Belakangan, ayah mereka mengungkapkan bahwa tinju sebenarnya telah menjadi bagian dari keluarga.
Ia pernah bertinju saat bertugas di militer Nigeria dan diam-diam mulai melatih kedua anaknya sejak kecil.
Olaniyan mengaku baru mengetahui latar belakang tersebut setelah ayahnya menunjukkan foto-foto lama ketika masih aktif bertinju.
Menurutnya, sang ayah sudah sering mengajak mereka berlari dan melatih pukulan menggunakan bantalan pukul, meskipun saat itu ia dan saudaranya menganggapnya hanya sebagai kegiatan bermain.
Meski telah mengenal tinju sejak kecil, Olaniyan baru benar-benar serius menekuni olahraga tersebut ketika berusia 13 tahun setelah mengalami kekalahan berat dalam sesi sparring melawan petinju yang lebih tua.
Pengalaman tersebut menjadi titik balik baginya. Pada tahun yang sama, ia berhasil menjuarai dua kejuaraan nasional dan meraih medali emas Eropa.
Kesuksesan sebagai petinju amatir membuat namanya mulai dilirik oleh sejumlah promotor besar. Puncaknya terjadi ketika ia menjuarai Kejuaraan Dunia Remaja pada November 2024.
Namun perjalanan Adam Olaniyan tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami kekalahan pada final kejuaraan elit Irlandia setelah dihentikan pada ronde ketiga oleh petinju Belfast, Martin McDonagh.
Olaniyan mengakui kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting baginya, terutama setelah ia mulai mendapat banyak perhatian dan kesempatan bepergian ke berbagai negara karena statusnya sebagai prospek besar.
Kini, dengan dukungan promotor yang juga menangani petinju kelas berat seperti Daniel Dubois dan Moses Itauma, Olaniyan berharap dapat membangun jalannya sendiri menuju puncak divisi kelas berat.
Artikel Tag: olimpiade