Pertarungan Oleksandr Usyk vs Verhoeven Picu Ancaman Kehilangan Gelar IBF
Oleksandr Usyk
Berita Tinju: Dominasi Oleksandr Usyk di divisi kelas berat kembali menjadi sorotan setelah muncul kemungkinan dirinya harus melepas gelar dunia IBF. Jika hal itu terjadi, sabuk tersebut berpotensi diperebutkan oleh dua nama besar kelas berat, Deontay Wilder dan Derek Chisora.
Petinju asal Ukraina itu saat ini masih memegang tiga gelar utama kelas berat, yaitu WBC, WBA, dan IBF. Status tersebut ia pertahankan setelah mengalahkan Daniel Dubois dalam laga ulang yang berlangsung tahun lalu. Dalam pertarungan tersebut, Usyk tampil dominan dan menghentikan Dubois pada ronde kelima.
Namun sejak kemenangan tersebut, situasi di sekitar gelar juara dunia miliknya mulai berubah. Usyk sebelumnya sudah melepas sabuk WBO, yang kemudian membuat Fabio Wardley naik status dari juara interim menjadi juara dunia penuh.
Kini perhatian tertuju pada status gelar IBF milik Oleksandr Usyk. Hal ini berkaitan dengan rencana pertarungannya melawan juara kickboxing dunia, Rico Verhoeven. Duel unik tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei di kawasan Piramida Giza, Mesir.
Pada awalnya, WBC sempat menolak memberikan sanksi untuk pertarungan tersebut karena Verhoeven memiliki pengalaman yang sangat minim di tinju profesional. Petarung asal Belanda itu hanya memiliki satu pertandingan tinju resmi yang berlangsung pada 2014.
Meski begitu, WBC akhirnya memberikan izin bagi Usyk untuk mempertahankan sabuk mereka dalam laga tersebut. Sementara itu, IBF dan WBA hingga kini belum mengumumkan sikap resmi terkait status gelar yang dipegang Usyk.
Promotor Wasserman dan Misfits Boxing, Kalle Sauerland, menilai IBF seharusnya mempertimbangkan untuk mengosongkan gelar tersebut dan mempertemukan Derek Chisora melawan Deontay Wilder. Kedua petinju itu memang dijadwalkan bertarung di O2 Arena, London.
Sauerland menilai posisi Chisora dalam peringkat IBF cukup kuat untuk mendapatkan kesempatan tersebut. Ia juga menilai duel melawan Wilder memiliki nilai komersial yang besar.
“Oleksandr Usyk belum sekalipun menjalani kewajiban mempertahankan gelar IBF sejak menjadi juara kelas berat,” ujar Sauerland.
Ia menambahkan, “Dengan posisi Chisora yang berada di papan atas ranking IBF dan Wilder yang juga masih menjadi nama besar di divisi ini, pertarungan mereka akan sangat menarik jika memperebutkan sabuk dunia.”
Meski demikian, persaingan menuju status penantang resmi masih terbuka. IBF juga telah menjadwalkan pertarungan eliminator antara Frank Sanchez dan Richard Torrez Jr pada 28 Maret. Pemenang duel tersebut bisa saja mendapat prioritas untuk menjadi penantang wajib Usyk di masa mendatang.
Situasi ini membuat masa depan sabuk IBF di divisi kelas berat menjadi salah satu topik paling menarik di dunia tinju saat ini.
Artikel Tag: IBF, Deontay Wilder, oleksandr usyk, Derek Chisora, Heavyweight