Fabio Di Giannantonio Sebut Penonton Kena ‘Prank’ Komentator MotoGP
Fabio Di Giannantonio
Berita MotoGP: Para penonton MotoGP Qatar menanggapi serius pesan ‘Mapping 8’ yang disebut komentator saat balapan, namun Fabio Di Giannantonio mengatakan itu hanya candaan.
Saat balapan MotoGP Qatar berlangsung, para penonton MotoGP Qatar sempat gempar dengan pesan ‘Mapping 8’ yang disebutkan oleh komentator. Hal itu muncul saat Fabio Di Giannantonio mengejar Francesco Bagnaia untuk memperebutkan tempat pertama.
Bagi penggemar MotoGP, pesan tersebut tidaklah asing. Sebab, Mapping 8 diasosiasikan sebagai perintah tim kepada pebalap supaya mengutamakan tujuan mereka dalam kejuaraan.
Ironisnya, Mapping 8 begitu melekat kepada Ducati karena kerap melakukan team order sejak 2017. Apalagi saat hal itu berlangsung di Lusai, tampak raut wajah serius General Manager Ducati, Gigi Dall'Igna, saat siaran langsung MotoGP.
"Di Giannantonio datang, apakah dia sudah melihat dengan fokus penuh pesan mapping 8 di dasbor, apakah dia akan mematuhinya atau tidak," kata komentator dalam siaran resmi.
Di Giannantonio akhirnya mampu mendahului Bagnaia di tiga lap tersisa dan mengklaim kemenangan. Setelah balapan ia menjelaskan arti dari sinyal Mapping 8 yang diterimanya. Pebalap berumur 25 tahun tersebut mengatakan tak mendapat pesan itu alias hanyalah candaan semata dari sang komentator.
"Tujuannya untuk membuat kalian bingung,” katanya sambil tertawa.
"Kami merancanakan balapannya dengan sangat spesifik, saya harus di posisi ini di beberapa lap pertama, merawat ban di tengah lomba. Lalu kami memutuskan sebuah sinyal untuk memberi tahu saya kapan momen yang tepat (untuk menekan)," jelas rider asal Italia itu.
"Ketika saya melihatnya, saya harus memacu motornya. Sejujurnya itu sulit karena saya tidak bisa melihat papan pit di setengah balapan, juga tidak tahu berapa lap yang tersisa. Baru setelah saya melihat mapping 8, saya tahu saatnya untuk menekan dan menyalip Pecco (Bagnaia),” tutup Di Giannantonio.
Artikel Tag: Fabio Di Giannantonio, Gresini Racing, Ducati, motogp 2023, motogp qatar, Francesco Bagnaia