Williams Tunjuk Luke Browning sebagai Pebalap Cadangan F1 2026
Luke Browning
Berita F1: Williams Racing mengumumkan Luke Browning resmi mengemban peran sebagai pebalap cadangan untuk musim Formula 1 2026. Selain itu, pebalap asal Inggris tersebut juga dipastikan akan turun penuh di ajang Super Formula Jepang, kompetisi yang kerap menjadi jalur pengembangan bagi junior Formula 1 menuju level tertinggi.
Penunjukan ini menjadi kelanjutan dari proses evaluasi panjang yang dilakukan Williams terhadap Browning melalui program akademinya. Sepanjang musim 2025, Browning dipercaya tampil dalam tiga sesi latihan bebas pertama FP1 sebagai pebalap rookie, sekaligus menunjukkan konsistensi performa dengan finis di posisi keempat klasemen akhir FIA Formula 2.
Pada musim 2026, Luke Browning akan menjalani peran ganda. Ia akan membela Team Kondo Racing di Super Formula, sekaligus bertindak sebagai pebalap cadangan Williams yang mendampingi Alex Albon dan Carlos Sainz. Tugasnya mencakup pekerjaan simulator, analisis data, serta kesiapan penuh apabila tim membutuhkan pengganti di lintasan pada era regulasi baru Formula 1.
Browning menyambut penunjukan ini dengan antusias tinggi. Ia menyebut promosi sebagai pebalap cadangan merupakan langkah penting dalam perjalanan kariernya. “Saya sangat antusias bisa naik level sebagai Reserve Driver Williams F1 Team,” ujar Browning. Ia menilai program akademi Williams berperan besar dalam perkembangan dirinya sejak Formula 3 hingga Formula 2, termasuk kesempatan mengenal teknologi mobil Formula 1 modern lewat pengujian dan sesi FP1.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk berkontribusi bersama Albon dan Sainz dalam membawa Williams bersaing lebih kompetitif di era baru Formula 1. Terkait Super Formula, Browning mengaku tantangan tersebut akan menjadi pengalaman penting. Ia menyebut musim 2026 sebagai debutnya di Jepang dan peluang untuk mengasah kemampuan balap dalam lingkungan serta budaya yang berbeda.
Bagi Williams, keputusan ini dinilai sejalan dengan strategi jangka panjang mereka. Kepala tim James Vowles menyebut penunjukan Browning sebagai momen membanggakan. Menurutnya, perkembangan Browning sejak bergabung dengan akademi pada 2023 sangat signifikan, khususnya kontribusinya melalui simulator dan sesi FP1 yang membantu tim bersiap menghadapi perubahan regulasi besar.
Vowles menambahkan bahwa kampanye Super Formula akan memberi Luke Browning jam terbang tambahan di lintasan dengan level kompetisi tinggi. Ia yakin pengalaman tersebut akan mempercepat proses pematangan sang pebalap menuju potensi kursi penuh Formula 1 di masa depan.
Selain pengumuman tersebut, Williams juga mengungkap susunan akademi pebalap mereka untuk musim 2026. Daftar ini mencakup Alessandro Giusti dan Jade Jacquet dari Prancis, Kean Nakamura Berta berdarah Jepang Slovakia, Oleksandr Bondarev asal Ukraina, Dean Hoogendoorn dari Belanda, Will Green dari Inggris, serta Lucas Palacio dari Amerika Serikat.
Artikel Tag: Luke Browning, williams, F1 2026