Kanal

Hill Sarankan Oscar Piastri Jadi Pribadi yang Lebih Egois di McLaren

Penulis: Abdi Ardiansyah
12 Jan 2026, 22:51 WIB

Oscar Piastri

Berita F1: Juara dunia Formula 1 1996 Damon Hill menilai Oscar Piastri harus mulai bersikap lebih tegas dan egois dalam menghadapi dinamika internal McLaren. Menurut Hill, pendekatan terlalu mengalah justru berpotensi menghambat ambisi Piastri untuk meraih gelar juara dunia di masa depan.

Sepanjang musim 2025, McLaren konsisten menyatakan bahwa mereka memberikan kesempatan yang sama kepada Piastri dan Lando Norris. Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga keharmonisan tim, namun dalam praktiknya memunculkan sejumlah keputusan kontroversial. Salah satu yang paling disorot terjadi di Grand Prix Italia di Monza, ketika Piastri diminta mengembalikan posisi kepada Norris yang sebelumnya kehilangan tempat akibat pit stop yang kurang optimal.

Keputusan tersebut berdampak pada perolehan poin Piastri di tengah persaingan ketat papan atas. Seiring berjalannya musim, peluang juara pebalap berusia muda itu semakin menurun. Situasi kian sulit setelah balapan di Qatar, ketika Piastri dan Norris sama sama didiskualifikasi akibat keausan plank mobil yang melebihi batas regulasi teknis Formula 1.

Dalam podcast Drive To Wynn, Hill menyebut insiden di Qatar sebagai momen paling berat bagi Piastri sepanjang musim. Ia menilai hasil tersebut menjadi puncak kekecewaan setelah berbagai keputusan tim yang dinilai terlalu berusaha bersikap adil kepada kedua pebalapnya.

“Saya rasa setelah Qatar, dia merasakan titik terendahnya,” ujar Hill. “Dia mungkin sulit mempercayai apa yang terjadi. Ada unsur ketidakberuntungan, dan dia dirugikan oleh beberapa keputusan McLaren yang mencoba menjaga keseimbangan.”

Hill juga menyoroti momen di Monza sebagai pelajaran penting. Menurutnya, mengalahkan diri sendiri dengan menyerahkan posisi kepada rekan setim dalam perebutan gelar adalah keputusan besar.

“Itu hal yang sangat signifikan,” kata Hill. “Memberikan poin kepada pebalap yang bisa menjadi rival langsung dalam perburuan gelar tentu bukan perkara kecil.”

Pada akhirnya, Norris keluar sebagai juara dunia musim 2025 setelah mampu menahan tekanan dari Max Verstappen hingga akhir kejuaraan. Sementara itu, Piastri harus merelakan kesempatan emasnya berlalu.

Menatap musim berikutnya, Hill menilai Oscar Piastri perlu mengubah pola pikir. Ia menyarankan agar Piastri tetap menghormati tim, namun lebih memprioritaskan kepentingan kariernya sendiri.

“Jika saya di posisinya, saya akan mengatakan bahwa tim ini luar biasa, tetapi saya juga harus memikirkan masa depan saya,” ujar Hill. “Jika diminta mengorbankan poin lagi, wajar bila bertanya, apa manfaatnya bagi saya. Kesalahan serupa bisa saja merugikan peluang juara dunia.”

Artikel Tag: Oscar Piastri, McLaren, F1 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru