China Masih Puncaki Daftar Medali Hari Ke-4 Paralimpiade Musim Dingin 2026
China saat ini mengoleksi 9 emas, 7 perak, dan 9 perunggu atau total 25 medali di Paralimpiade Musim Dingin 2026. (Foto: Olympics)
Hingga hari keempat penyelenggaraan Paralimpiade Musim Dingin 2026 pada Selasa (10/3), China masih memimpin klasemen sementara perolehan medali pada dengan koleksi 9 emas, 7 perak, dan 9 perunggu atau total 25 medali.
Dominasi China cukup jauh dibanding pesaing terdekatnya, Amerika Serikat, yang berada di posisi kedua dengan 4 emas, 5 perak, dan 3 perunggu (12 medali).
Austria menempati peringkat ketiga dengan 4 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, sementara tuan rumah Italia berada di posisi keempat dengan raihan 3 emas, 5 perak, dan 1 perunggu.
Ukraina melengkapi lima besar dengan total 10 medali yang terdiri dari 3 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.
Tuan rumah Italia mencatat hari bersejarah pada hari keempat Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 setelah meraih kemenangan pertama mereka di cabang para ice hockey sekaligus menambah empat medali dari nomor ski.
Bertanding di Milano Santagiulia Ice Hockey Arena, tim para ice hockey Italia mengalahkan Jerman dengan skor tipis 2–1. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Landeros pada akhir pertandingan yang berlangsung ketat.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Italia dalam sejarah keikutsertaan mereka di cabang para ice hockey Paralimpiade.
Italia dijadwalkan kembali bertanding pada Kamis (12/3) untuk menghadapi Jepang atau Slovakia dalam perebutan peringkat lima hingga delapan.
Selain keberhasilan di arena hoki, Italia juga meraih tambahan empat medali dari cabang ski alpine.
Hasil tersebut membuat total perolehan medali Italia pada ajang ini meningkat menjadi sembilan, melampaui capaian mereka di Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022 yang berjumlah tujuh medali.
Atlet Italia Chiara Mazzel meraih medali perak pada nomor kombinasi putri kategori tunanetra bersama pemandunya Nicola Cotti Cottini.
Ini menjadi medali ketiga Mazzel pada Paralimpiade kali ini setelah sebelumnya meraih emas di nomor super-G dan perak di nomor downhill.
Medali emas Italia dipersembahkan oleh Giacomo Bertagnolli pada nomor kombinasi putra kategori tunanetra dengan pemandu Andrea Ravelli.
Gelar tersebut menjadi medali emas Paralimpiade ketiga berturut-turut bagi Bertagnolli sekaligus medali Paralimpiade ke-11 sepanjang kariernya.
Italia juga menambah dua medali perak lainnya pada nomor slalom kombinasi putra. Federico Pelizzari finis di posisi kedua pada kategori standing, sementara Rene de Silvestro meraih perak pada kategori sitting.
Di cabang ski lintas alam yang berlangsung di Tesero, atlet Amerika Serikat Oksana Masters meraih medali emas kedua pada Paralimpiade ini setelah menjuarai nomor sprint duduk putri.
Kemenangan tersebut menambah koleksi medali Paralimpiade Masters menjadi 21, termasuk 11 emas.
Sementara itu, atlet Belarus Svirydzenka Raman mencatat sejarah dengan merebut medali emas pertama bagi negaranya di Paralimpiade setelah menjuarai nomor ski lintas alam kategori LW4 (standing).
Paralimpiade Milano Cortina 2026 juga mencatat pencapaian bersejarah bagi Brasil ketika Cristian Westemaier Ribera meraih medali perak pada nomor sprint duduk putra.
Raihan tersebut menjadi medali Paralimpiade Musim Dingin pertama dalam sejarah Brasil.
Artikel Tag: paralimpiade