CEO LIV Golf Scott O’Neil Cari Suntikan Dana Demi Keberlangsungan Liga
CEO LIV Golf Scott O’Neil kini membuka peluang investasi dalam dua skema berbeda dengan target utama mendapatkan suntikan dana hingga 250 juta dolar AS. (Foto: AP)
LIV Golf dilaporkan mulai mencari investor baru demi menjaga keberlangsungan liga setelah dukungan penuh dari dana investasi Arab Saudi berakhir usai musim 2026.
Menurut laporan Axios, CEO LIV Golf Scott O’Neil kini membuka peluang investasi dalam dua skema berbeda dengan target utama mendapatkan suntikan dana hingga 250 juta dolar AS.
LIV Golf pertama kali dibentuk pada 2022 melalui dukungan dana Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.
Namun PIF disebut tidak akan lagi memberikan pendanaan untuk operasional liga setelah musim 2026 selesai karena ingin memfokuskan investasi ke proyek-proyek domestik.
Sejak diluncurkan, PIF diperkirakan telah menggelontorkan dana antara 5 hingga 8 miliar dolar AS untuk mendukung operasional dan ekspansi LIV Golf.
Meski demikian, liga tersebut dilaporkan belum pernah mendekati kondisi profit atau keuntungan secara finansial.
Situasi itu membuat LIV Golf kini harus mencari sumber pendanaan baru agar tetap bisa beroperasi dalam jangka panjang.
Dalam proposal kepada calon investor, LIV Golf disebut mengklaim bahwa suntikan dana sebesar 250 juta dolar AS akan membuat liga mampu mencapai profit dalam dua tahun ke depan.
Selain itu, terdapat pula opsi investasi lain senilai 150 juta dolar AS.
Namun skema kedua itu bergantung pada keberhasilan LIV Golf mendapatkan kontrak hak siar baru serta penjualan 13 tim yang masing-masing berisi empat pegolf.
Ketidakpastian finansial mulai terlihat dalam kalender kompetisi LIV Golf musim ini.
Turnamen LIV Golf New Orleans yang semula dijadwalkan berlangsung pada Juni resmi ditunda, meski pihak liga masih membuka kemungkinan menghadirkan format lain untuk event tersebut di akhir tahun.
Penundaan itu membuat jadwal LIV Golf memiliki jeda panjang antara LIV Golf Andalucia di Spanyol pada 4-7 Juni dan LIV Golf UK pada 23-26 Juli.
Meski menghadapi tantangan besar, LIV Golf tetap berencana melanjutkan kompetisi di masa depan.
Namun laporan menyebut liga tersebut kemungkinan tidak lagi tampil sebesar sekarang, termasuk dalam mempertahankan sejumlah bintang utamanya.
Saat ini LIV Golf diperkuat sejumlah nama besar seperti Bryson DeChambeau, Jon Rahm, Joaquin Niemann, Cameron Smith, dan Tyrrell Hatton.
Masa depan liga kini sangat bergantung pada keberhasilan mencari investor baru serta kemampuan LIV Golf membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan setelah era pendanaan besar dari Arab Saudi berakhir.
Artikel Tag: Public Investment Fund, LIV Golf, Scott O'Neil