Carlo Ancelotti Kesal Rodrygo Goes Ambil Penalti, Bukannya Luka Modric
Rodrygo Goes gagal melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor Real Madrid (Image: Getty)
Berita Liga Spanyol: Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengaku kesal dengan Rodrygo Goes yang memaksa untuk mengambil penalti kontra Celta Vigo, ketika itu seharusnya adalah Luka Modric.
Los Blancos sukses menjaga tren positifnya di awal musim La Liga usai mengalahkan Celta Vigo dengan skor 1-0 dalam laga yang dimainkan di Balaidos pada Sabtu (26/8) dini hari tadi WIB.
Mereka menang berkat gol telat Jude Bellingham pada menit ke-81. Namun, Real Madrid seharusnya punya kans untuk unggul lebih cepat melalui penalti yang didapatkan pada menit ke-68.
Sayangnya, Rodrygo Goes gagal melaksanakan tugasnya dan Carlo Ancelotti mengaku kesal dengan hal itu karena seharusnya Luka Modric yang mengambil penalti, bukannya sang penyerang timnas Brasil.
Modric baru masuk ke lapangan beberapa menit sebelum penalti tersebut. Namun, menurut Ancelotti, sang gelandang asal Kroasia tetaplah penendang utama meski menjadi pengganti.
"Mereka tidak bebas memilih penendang. Saya tidak tahu apa yang terjadi, Luka seharusnya yang mengambilnya dan saya tidak tahu apa yang terjadi," kata Ancelotti dalam konferensi pers seusai laga, dikutip dari Managing Madrid.
"Yang seharusnya mengambilnya adalah Vini namun dia tidak ada di sana [sudah diganti]. Mereka memilih Rodrygo, dan saya tidak punya waktu untuk mengatakan bahwa itu seharusnya Modric," tambahnya.
"Apakah saya marah? Ya, agak jengkel. Pada saat itu, sulit untuk berkomunikasi. Saya katakan itu kepada Fede [Valverde] namun tak ada waktu lagi. Kami akan melihatnya beberapa hari ke depan."
Artikel Tag: Rodrygo Goes, Luka Modric, Carlo Ancelotti, Real Madrid, Celta Vigo