Kanal

Bryson DeChambeau Gagal Lolos Cut, Tersingkir di Major Ketiga Beruntun

Penulis: Hanif Rusli
20 Jun 2026, 17:52 WIB

Bryson DeChambeau menutup dua putaran dengan total skor 145 atau lima di atas par, terpaut satu pukulan dari batas cut yang ditetapkan di angka 144. (Foto: Golf Digest)

Bryson DeChambeau kembali mengalami hasil mengecewakan setelah gagal melewati cut pada US Open 2026 di Shinnecock Hills Golf Club.

Mantan juara US Open itu menutup dua putaran dengan total skor 145 atau lima di atas par, terpaut satu pukulan dari batas cut yang ditetapkan di angka 144.

Bryson DeChambeau sebenarnya sempat bersaing di papan atas klasemen pada putaran pertama. Namun penampilannya merosot drastis pada Jumat (19/6) setelah membukukan skor 75 atau lima di atas par.

Dua double bogey akibat kesalahan tiga putt pada awal putaran menjadi awal keterpurukannya dan ia gagal bangkit hingga ronde berakhir.

Hasil tersebut membuat juara US Open edisi 2020 dan 2024 itu gagal menembus 60 besar sekaligus memastikan dirinya tersingkir sebelum akhir pekan.

Ini juga menjadi kegagalan ketiga secara beruntun bagi Bryson DeChambeau di turnamen major musim 2026 setelah sebelumnya juga gagal melewati cut pada dua major lainnya.

Bryson DeChambeau bukan satu-satunya mantan juara US Open yang harus angkat koper lebih cepat.

Brooks Koepka, juara 2017 dan 2018, juga gagal lolos setelah mencatat skor 77 pada putaran kedua. Total skornya membuat ia tertinggal enam pukulan dari batas cut sekaligus mengakhiri catatan 11 kali berturut-turut lolos cut di US Open.

Nasib serupa dialami Jon Rahm, juara US Open 2021. Rahm sempat menghuni papan atas klasemen pada putaran pertama dan masih berada dalam posisi aman ketika menyelesaikan sembilan hole pertama pada Jumat.

Namun performanya anjlok di sembilan hole terakhir setelah mencatat empat bogey beruntun serta satu double bogey. Ia menutup ronde dengan skor 78 dan gagal lolos cut karena tertinggal dua pukulan.

Juara bertahan J.J. Spaun juga tidak mampu mempertahankan peluangnya.

Setelah membuka turnamen dengan skor 77 atau tujuh di atas par, eagle di hole kelima par-5 pada putaran kedua tidak cukup untuk menyelamatkan posisinya.

Spaun akhirnya gagal lolos cut dengan selisih empat pukulan.

Sementara itu, Wyndham Clark, juara US Open 2023, tetap memimpin klasemen sementara dengan total tujuh pukulan di bawah par dan memasuki akhir pekan dengan keunggulan empat pukulan.

Drama penentuan cut berlangsung hingga saat-saat terakhir dan melibatkan Dylan Wu.

Setelah membuat bogey di hole ke-16, batas cut sempat bergeser dari tiga menjadi empat pukulan di atas par. Wu kemudian menghadapi situasi krusial di hole ke-18.

Par akan memastikan dirinya lolos, birdie akan menggeser batas cut kembali ke tiga di atas par sehingga menggugurkan 12 pemain lain, sedangkan bogey membuatnya tersingkir.

Wu akhirnya berhasil menyelamatkan par melalui putt dari jarak sekitar tujuh kaki dan menjadi salah satu dari 72 pegolf yang lolos ke putaran ketiga.

Beberapa nama lain juga merasakan ketegangan serupa.

Harris English gagal mencetak birdie dari jarak 35 kaki di hole kesembilan sehingga untuk pertama kalinya gagal melewati cut setelah 11 penampilan di US Open.

Chris Gotterup memastikan tempatnya lewat putt enam kaki di hole terakhir, sedangkan Jacob Bridgeman sukses mengamankan par dua putt dari jarak sekitar 70 kaki.

Patrick Reed mengalami perjalanan paling dramatis. Setelah sempat berada enam pukulan di atas par akibat double bogey di hole keempat, ia bangkit lewat eagle di hole kelima.

Namun bogey di hole kedelapan memaksanya membutuhkan birdie dari jarak sekitar 50 kaki di hole terakhir.

Upaya tersebut nyaris masuk, tetapi berhenti tepat di depan lubang sehingga Reed harus menerima kegagalan lolos cut untuk kedua kalinya dalam 12 penampilannya di US Open.

Artikel Tag: Bryson deChambeau, US Open, PGA tour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru