Kanal

Brian Rolapp: PGA Tour Siapkan Kebijakan Medsos Baru, Terapkan Strategi NFL

Penulis: Hanif Rusli
11 Mei 2026, 14:35 WIB

Brian Rolapp menyebut perubahan aturan tersebut menjadi salah satu langkah penting PGA Tour untuk memperluas jangkauan kepada penggemar muda. (Foto: Golf Digest)

CEO PGA Tour Brian Rolapp mengatakan kebijakan media sosial baru yang akan diterapkan akhir bulan ini terinspirasi langsung dari strategi yang pernah dijalankan NFL.

Rolapp menyebut perubahan aturan tersebut sudah disiapkan hampir selama satu tahun dan menjadi salah satu langkah penting PGA Tour untuk memperluas jangkauan kepada penggemar muda.

“Ini sesuatu yang sudah kami kerjakan hampir setahun. Anda akan mengenali pendekatan ini dari strategi NFL,” ujar Rolapp dalam wawancara di acara The Rich Eisen Show, Jumat waktu setempat.

Rolapp bergabung dengan PGA Tour tahun lalu setelah meninggalkan NFL, tempat ia menjabat sebagai kepala media dan bisnis sekaligus orang kedua di bawah komisaris Roger Goodell.

Dalam kebijakan baru tersebut, pemain PGA Tour akan mendapatkan kebebasan lebih besar untuk merekam dan mengunggah konten langsung dari lokasi turnamen ke media sosial mereka.

Menurut Brian Rolapp, perubahan itu penting karena sebagian besar penggemar muda kini menghabiskan waktu melalui platform digital.

“Di mana orang-orang berusia di bawah 35 tahun menghabiskan waktu mereka? Di ponsel dan media sosial,” kata Rolapp.

“Kami mempelajari hal ini di NFL dan benar-benar mendorong bagaimana kami memanfaatkan platform-platform tersebut,” lanjutnya.

Rolapp menilai pendekatan digital yang agresif pernah membantu NFL memperluas distribusi kontennya, termasuk kerja sama dengan YouTube untuk paket siaran Sunday Ticket.

Perubahan kebijakan PGA Tour itu juga muncul di tengah berkembangnya konten golf digital, terutama melalui YouTube.

Pekan lalu, bintang LIV Golf Bryson DeChambeau sempat mengatakan aktivitasnya di YouTube bisa menjadi kendala jika suatu saat kembali ke PGA Tour apabila LIV Golf berhenti beroperasi.

Meski demikian, Brian Rolapp menegaskan kebijakan baru tersebut bukan respons langsung terhadap komentar DeChambeau.

“Ini sudah berjalan cukup lama. Dalam enam bulan terakhir kami benar-benar mempercepat prosesnya,” ujar Rolapp.

Ia mengatakan PGA Tour ingin lebih aktif menghadirkan konten di platform tempat para penggemar berada sekaligus membangun popularitas lebih banyak pemain.

Menurut Brian Rolapp, selama ini perhatian publik terlalu terpusat pada nama-nama besar seperti Rory McIlroy dan Scottie Scheffler, padahal PGA Tour memiliki banyak cerita menarik lain yang belum terekspos maksimal.

“Satu-satunya olahraga lain di dunia yang memiliki tingkat persaingan seimbang seperti ini adalah NFL,” katanya.

“Kami perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam menceritakan kisah para pemain lain. Media sosial yang lebih baik, lebih banyak konten YouTube, dan kehadiran Instagram yang lebih kuat akan membantu kami,” tambah Rolapp.

Sejak memimpin PGA Tour, Rolapp memang mulai membawa sejumlah pendekatan yang sebelumnya sukses diterapkan NFL.

Beberapa di antaranya termasuk mengurangi jumlah event reguler agar lebih eksklusif, memperluas turnamen di pasar besar, serta meningkatkan daya tarik babak playoff.

Dalam wawancara yang sama, Rolapp juga ditanya mengenai situasi LIV Golf setelah Dana Investasi Publik Arab Saudi dikabarkan akan menghentikan pendanaan liga tersebut usai musim 2026.

Brian Rolapp mengaku tidak ingin membahas percakapan pribadi dengan pemain LIV Golf, tetapi memahami banyak pihak kini mulai memikirkan masa depan mereka.

“Saya tertarik pada apa pun yang bisa membuat PGA Tour menjadi lebih baik,” ujar Rolapp.

Artikel Tag: NFL, PGA tour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru