Kanal

Serikat Pemain WNBA Tetap Optimistis Musim 2026 Dimulai Tepat Waktu

Penulis: Hanif Rusli
07 Feb 2026, 22:13 WIB

Menurut Nneka Ogwumike, penyelesaian isu pembagian pendapatan menjadi kunci utama dalam proses negosiasi.CBA antara WNBA dan serikat pemain. (Foto: AP)

Presiden serikat pemain WNBA (WNBPA), Nneka Ogwumike, mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan agar musim WNBA 2026 dapat dimulai sesuai jadwal.

Meski demikian, ia menegaskan keyakinannya bahwa kompetisi tetap akan berlangsung tahun ini.

Dalam wawancara dengan Associated Press di New York, Ogwumike menegaskan para pemain sangat ingin musim segera dimulai.

“Saya tahu para pemain 100 persen ingin bermain tahun ini. Kami ingin musim berlangsung,” ujarnya.

Negosiasi antara liga dan serikat pemain terkait perjanjian kerja bersama baru atau collective bargaining agreement (CBA) masih menemui sejumlah perbedaan, terutama soal pembagian pendapatan.

Musim WNBA dijadwalkan mulai pada 8 Mei, tetapi sebelum itu liga masih harus menyelesaikan beberapa agenda penting, termasuk expansion draft, bursa free agent, dan draft pemain rookie.

Menurut Ogwumike, penyelesaian isu pembagian pendapatan menjadi kunci utama dalam proses negosiasi.

Serikat pemain mengusulkan pembagian sekitar 30 persen dari pendapatan kotor liga pada tahun pertama kesepakatan baru.

Sementara itu, proposal terakhir dari pihak liga menawarkan lebih dari 70 persen pendapatan bersih — yakni keuntungan setelah berbagai biaya operasional seperti fasilitas, penerbangan charter, hotel, layanan medis, keamanan, dan arena pertandingan.

Ogwumike juga menyatakan kekecewaannya karena serikat pemain belum menerima tanggapan resmi dari liga atas proposal yang diajukan lebih dari enam minggu lalu.

Meski demikian, ia menilai waktu tunggu tersebut memberi kesempatan bagi pimpinan serikat untuk berdiskusi langsung dengan para pemain mengenai arah negosiasi.

Dalam proposal terbaru liga, gaji pokok maksimum pemain pada 2026 dijamin mencapai 1 juta dolar AS dan bisa meningkat hingga 1,3 juta dolar melalui skema pembagian pendapatan. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan gaji maksimum saat ini yang sekitar 249 ribu dolar AS.

Liga juga menawarkan berbagai konsesi, termasuk tambahan slot pemain pengembangan, perlindungan bagi pemain hamil, peningkatan kontrak terjamin, serta penggunaan penerbangan charter.

Jika kesepakatan CBA tidak segera tercapai, awal musim 2026 berpotensi tertunda. Bahkan, expansion draft untuk tim baru di Toronto dan Portland sudah mengalami penundaan.

Sekitar 80 persen pemain WNBA berstatus free agent musim ini, menjadikan periode ini sebagai salah satu momen paling penting dalam sejarah pergerakan pemain di liga.

Artikel Tag: CBA, Nneka Ogwumike, WNBA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru