Kanal

Nneka Ogwumike Bidik Akhir Karier Manis bersama Los Angeles Sparks

Penulis: Hanif Rusli
23 Mei 2026, 05:18 WIB

Nneka Ogwumike diharapkan memperkuat lini pertahanan Sparks yang musim lalu menjadi salah satu yang terburuk di liga setelah kebobolan rata-rata 88,2 poin per gim. (Foto: AP)

Sorakan panjang menggema di Crypto.com Arena ketika wajah Nneka Ogwumike muncul di layar utama menjelang laga pembuka musim Los Angeles Sparks.

Para suporter berdiri dan memberikan tepuk tangan meriah kepada pemain yang telah menjadi salah satu ikon franchise tersebut.

Bagi Ogwumike, momen itu terasa seperti pulang ke rumah.

“Saya merasa seperti berada di rumah sendiri. Sulit merasa gugup di lingkungan seperti itu,” kata Nneka Ogwumike kepada ESPN.

Pemain berusia 35 tahun itu memang memiliki sejarah panjang bersama Sparks.

Ia menghabiskan 12 musim pertamanya di Los Angeles sejak dipilih sebagai pilihan nomor satu draft WNBA 2012.

Ogwumike kemudian meraih gelar Rookie of the Year, MVP WNBA 2016, dan membawa Sparks menjadi juara pada musim yang sama.

Kini, setelah dua musim membela Seattle Storm, Ogwumike kembali ke Los Angeles dengan satu tujuan besar, yakni membawa Sparks kembali ke playoff untuk pertama kalinya sejak 2020.

Kelsey Plum bahkan menyebut kehadiran Ogwumike sebagai sesuatu yang memberi legitimasi baru bagi organisasi.

“Memiliki Nneka seperti Coca-Cola membeli perusahaan Anda. Kehadirannya membawa standar juara,” ujar Plum.

Selain dikenal sebagai salah satu pemain terbaik WNBA, Ogwumike juga memiliki pengaruh besar di luar lapangan.

Sebagai presiden asosiasi pemain WNBA, ia memimpin negosiasi collective bargaining agreement terbaru yang menghadirkan sistem pembagian pendapatan baru dan kontrak bernilai jutaan dolar pertama dalam sejarah liga.

Ogwumike mengaku proses negosiasi panjang itu menguras energi dan pikirannya selama lebih dari satu tahun terakhir.

Namun, ia merasa bangga setelah banyak pemain aktif maupun mantan pemain menghubunginya untuk mengucapkan terima kasih.

“Hubungan yang dibangun selama ini benar-benar berarti. Bisa membantu pemain mendapatkan penghargaan yang lebih layak adalah momen spesial,” katanya.

Ketika memasuki masa free agency, Nneka Ogwumike sempat mempertimbangkan beberapa pilihan, termasuk Minnesota Lynx.

Namun, proyek besar yang sedang dibangun Sparks membuatnya yakin kembali ke Los Angeles adalah keputusan terbaik.

Ia tertarik dengan perubahan besar dalam organisasi, termasuk rencana pembangunan fasilitas latihan baru senilai 150 juta dolar AS di bawah grup kepemilikan baru yang dipimpin Mark Walter.

“Saya bisa merasakan energi baru di sini. Saya merasa kami memiliki fondasi untuk membangun standar besar di Los Angeles,” ujar Ogwumike.

Musim lalu, Sparks finis di posisi kesembilan dengan rekor 21-23 dan gagal lolos playoff.

Namun, manajemen kemudian melakukan perubahan besar dengan mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Erica Wheeler dan Ariel Atkins untuk mendampingi inti muda tim.

Nneka Ogwumike juga diharapkan memperkuat lini pertahanan Sparks yang musim lalu menjadi salah satu yang terburuk di liga setelah kebobolan rata-rata 88,2 poin per gim.

Meski Sparks memulai musim 2026 dengan rekor 1-3, Ogwumike tetap optimistis timnya mampu berkembang.

“Kami akan berkembang sejauh etos kerja dan disiplin kami. Banyak pemain di tim ini bekerja sangat keras dan itu bisa meningkatkan potensi kami,” katanya.

Meski mulai memikirkan warisan kariernya, Ogwumike menegaskan dirinya belum ingin berhenti bermain dalam waktu dekat.

“Saya ingin pensiun dengan kondisi sehat dan tetap bangga dengan permainan saya. Tetapi saya merasa waktunya belum sekarang,” ujar Ogwumike.

Baginya, tujuan utama tetap sama: menang.

“Saya ingin menjadi hebat. Tidak cukup hanya sehat, saya ingin menang,” katanya.

Artikel Tag: Los Angeles Sparks, Nneka Ogwumike, WNBA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru