Caitlin Clark Berpeluang Main Saat Indiana Fever Menjamu Valkyries
Caitlin Clark sebelumnya absen pada pertandingan Indiana Fever melawan Portland Fire akibat masalah nyeri punggung. (Foto: AP)
Indiana Fever berpeluang kembali diperkuat bintang utamanya, Caitlin Clark, saat menghadapi Golden State Valkyries pada laga WNBA di Indianapolis, Jumat (22/5) malam waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.
Clark sebelumnya absen pada pertandingan melawan Portland Fire akibat masalah nyeri punggung.
Meski kehilangan pemain andalannya, Indiana Fever tetap tampil dominan dan meraih kemenangan kandang 90-73 pada Rabu lalu.
Pebasket berusia 24 tahun itu kini masuk daftar probable atau kemungkinan besar bisa bermain menghadapi Valkyries.
Musim lalu, Clark hanya tampil dalam 13 pertandingan karena beberapa cedera yang dialaminya.
Tanpa Clark, Indiana Fever mendapat kontribusi besar dari Aliyah Boston yang baru kembali setelah absen satu laga akibat cedera kaki bagian bawah.
Boston tampil impresif dengan mencetak 24 poin dan delapan rebound untuk membantu Fever meningkatkan catatan menjadi tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Pelatih Indiana Fever Stephanie White memuji peran Boston yang dinilai mampu mengontrol permainan tim saat dibutuhkan.
“Dia mengambil alih kendali serangan ketika kami membutuhkannya,” ujar White.
Selain Boston, Kelsey Mitchell juga tampil tajam dengan menorehkan 21 poin saat mengalahkan Portland.
Hasil tersebut menjadi kemenangan beruntun pertama Fever pada musim ini.
Indiana kini memburu kemenangan kandang ketiga secara beruntun sekaligus menjaga momentum positif mereka di awal kompetisi.
“Kami mulai membangun kontinuitas di kedua sisi permainan. Itu tidak terjadi dalam semalam. Saya pikir kami terus berkembang dan saya senang dengan progres yang kami tunjukkan,” kata White.
Di sisi lain, Golden State datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah bangkit dari kekalahan pertama musim ini.
Valkyries baru saja menang 87-70 atas New York Liberty pada Kamis malam di New York.
Kemenangan tersebut diraih setelah Golden State memiliki waktu istirahat selama delapan hari sejak kalah 63-69 dari Chicago Sky pada 13 Mei lalu.
Guard Valkyries Veronica Burton mengatakan jeda panjang memberi keuntungan sekaligus tantangan tersendiri bagi timnya.
“Kami tahu delapan hari libur adalah keuntungan. Tetapi terkadang itu juga membuat kami harus bekerja keras untuk kembali menemukan intensitas permainan,” ujar Burton.
Golden State langsung tampil agresif melawan Liberty dengan unggul 25-15 pada kuarter pertama dan terus menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Valkyries juga tampil efektif dalam tembakan tiga angka dengan mencetak 13 tripoin dari 35 percobaan, sementara Liberty hanya memasukkan enam dari 24 percobaan.
Kini Golden State harus menghadapi jadwal padat karena menjalani laga beruntun di kandang lawan.
Meski demikian, Burton menegaskan timnya siap menghadapi tantangan tersebut.
“Ketika bermain tandang dan menjalani back-to-back, Anda bisa saja merasa kasihan pada diri sendiri. Tetapi kami memilih menikmati kesempatan untuk terus bersaing,” kata Burton.
Artikel Tag: WNBA, Indiana Fever, Golden State Valkyries