Barry McGuigan Prediksi Rematch Dubois vs Wardley
Barry McGuigan Prediksi Rematch Dubois vs Wardley - sumber: (secondsout)
Berita Tinju – Fabio Wardley berambisi membalas kekalahannya dari Daniel Dubois, namun Barry McGuigan mempertanyakan keputusan tersebut jika harus dilakukan dalam waktu dekat melalui laga ulang langsung.
Wardley datang ke pertarungan pertama sebagai petinju tak terkalahkan dalam duel pertahanan perdana gelar WBO yang ia raih usai mengalahkan Joseph Parker. Momentum juga berada di pihaknya setelah mencatat kemenangan KO telak atas Parker, menyusul hasil serupa saat menghadapi Justis Huni sebelumnya.
Dalam pertarungan melawan Dubois, Wardley sempat memulai laga dengan baik dan bahkan menjatuhkan “DDD” di awal ronde. Namun setelah itu ia terlalu bernafsu memburu pukulan kanan keras. Situasi berbalik ketika Dubois perlahan mengambil kendali, menghujani Wardley dengan serangan hingga hidungnya berdarah dan kondisinya terlihat kesulitan berdiri.
Wasit akhirnya menghentikan pertarungan pada awal ronde ke-11, memastikan Dubois menyandang status juara dunia untuk kedua kalinya.
Kepada Boxing King Media, McGuigan menilai Wardley seharusnya tidak terburu-buru mengaktifkan klausul laga ulang otomatis. Menurutnya, Wardley idealnya menjalani satu pertarungan pemanasan terlebih dahulu serta mendapatkan waktu pemulihan yang cukup setelah menerima banyak pukulan keras di pertemuan pertama.
McGuigan juga menyoroti cara Wardley mengakhiri laga dan besarnya tekanan yang ia terima sepanjang pertarungan. Ia menyarankan agar Wardley mengambil masa istirahat lebih panjang dan membiarkan Dubois melakukan satu kali pertahanan gelar sebelum bertemu kembali. Bahkan, McGuigan meragukan hasil laga kedua akan berbeda dan kembali menjagokan Dubois.
Sementara itu, promotor Dubois, Frank Warren, menyebut petinjunya akan kembali naik ring pada November untuk mempertahankan gelar. Artinya, Wardley yang kini berusia 31 tahun memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik dan menyiapkan strategi berbeda jika rematch benar-benar terjadi.