Bahas Skandal Gianni Infantino, Massimo Mauro: Sudah Sangat Keterlaluan
Gianni Infantino
Berita Liga Italia: Massimo Mauro menilai sepak bola sudah dipolitisasi, usai UEFA menjauh dari usulan Presiden FIFA, Gianni Infantino yang ingin menjual saham Piala Dunia.
UEFA telah menjaga jarak dari usulan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual sebagian saham Piala Dunia kepada pihak swasta, bahkan sempat mengancam memboikot seluruh turnamen yang digelar FIFA.
Terkait isu ini, media Italia La Repubblica mewawancarai mantan pemain Juventus dan Napoli, Massimo Mauro, soal arah sepak bola saat ini.
"Sepak bola selalu dimanfaatkan oleh para politisi dan orang-orang berkuasa untuk mendapat keuntungan pribadi, tetapi sejauh ini saya tidak menyangka akan sejauh ini. Batas kepantasan sudah dilewati jauh." ujar Mauro.
"Bahwa dunia politik sudah berada di level sangat rendah, itu tidak mengejutkan saya. Namun melihat presiden Amerika Serikat meminta-minta foto di podium Piala Dunia adalah sesuatu yang hampir tidak masuk akal.”
“Saya justru tidak menyangka, dan saya balik pembicaraannya, bahwa sepak bola membiarkan dirinya dimanfaatkan seperti ini, bahwa Infantino menempatkan dirinya sedemikian rupa di bawah kendali kekuasaan."
"Platini selalu bilang kepada saya bahwa Infantino cocok menjadi nomor empat atau lima di FIFA, bukan presiden. Michel dan Maradona selalu membawa gagasan untuk memperbaiki kompetisi dari sisi sepak bola,”
“Demi kepentingan mereka yang membayar tiket untuk menonton pertandingan. Dan di Piala Dunia ada laga-laga yang layak dikembalikan uangnya dari banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk menontonnya."
Artikel Tag: FIFA, FIGC, Gianni Infantino