Kanal

UEFA Sebut Gianni Infantino Gagal Penuhi Janji Transparansi 2016

Penulis: Uphit Kratos
02 Agu 2026, 22:25 WIB

Gianni Infantino

Berita Liga Italia: UEFA sebut Presiden FIFA, Gianni Infantino gagal memenuhi janji transparansi 2016. Mereka juga mengusulkan skema baru pendanaan sepak bola akar rumput.

UEFA turut mengungkit janji Presiden FIFA Gianni Infantino saat terpilih pada 2016, menuding janji transparansi dan pengelolaan dana federasi tersebut tidak pernah benar-benar ditepati hingga kini.

Rencana kontroversial FIFA sebelumnya diperkirakan bisa meraup sekitar 4,2 miliar dolar dari investor, dipimpin kelompok yang digawangi Joshua Kushner, untuk mendapatkan sekitar 20 persen saham entitas komersial baru senilai 20 miliar dolar.

Bagi UEFA, cara penyusunan rencana ini sama memalukannya dengan substansinya sendiri. "Kepemimpinan FIFA saat ini tidak hanya kehilangan kepercayaan UEFA, tapi juga banyak anggota keluarga sepak bola lainnya," demikian pernyataan resmi mereka.

UEFA lalu mengingatkan kembali janji kampanye Infantino pada 2016, ketika ia berjanji soal transparansi dan menyatakan kepada federasi anggota bahwa ‘uang FIFA adalah uang kalian.’

Terkait kedua janji tersebut, UEFA memberikan penilaian tegas: "Pada kedua janji ini, ia gagal memenuhinya."

UEFA menyatakan akan segera mengusulkan skema baru pendistribusian dana lewat program Forward milik FIFA, tanpa perlu "menjual harta keluarga" demi mendanai sepak bola akar rumput di 211 negara anggota FIFA.

Mereka menyebut hasil ini sebagai "kemenangan bagi seluruh dunia sepak bola," sembari mengingatkan bahwa "tugas membangun kembali kepercayaan terhadap FIFA baru saja dimulai."

Pernyataan tajam ini menegaskan hubungan UEFA dan FIFA yang masih jauh dari harmonis, meski rencana penjualan saham Piala Dunia akhirnya dibatalkan.

Artikel Tag: UEFA, FIFA, Gianni Infantino

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru