Alex Marquez Dituding Sengaja Mengalah dari Marc, Ini Penjelasan Pernat
Alex Marquez dan Marc Marquez
Berita MotoGP - Alex Marquez kembali mendapat sorotan setelah dianggap sengaja mengalah saat menghadapi Marc Marquez di MotoGP San Marino 2026. Namun tudingan tersebut dibantah oleh pengamat MotoGP, Carlo Pernat, dengan membandingkan situasinya dengan Luca Marini ketika berduel melawan Valentino Rossi.
Alex Marquez memang gagal mengalahkan Marc Marquez di MotoGP San Marino 2026, tetapi penampilannya tetap menghasilkan podium kedua. Pembalap Gresini Racing itu bahkan sempat terlibat persaingan sengit dengan Marc dan Pedro Acosta sebelum akhirnya finis 0,6 detik di belakang sang kakak.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Alex sejak memenangi MotoGP Spanyol di Jerez pada April lalu. Namun, performanya justru diiringi kritik dari sejumlah pihak yang menilai Alex sengaja tidak memberikan perlawanan kepada Marc.
Tudingan serupa sebenarnya bukan kali pertama dialami Alex. Pada MotoGP Belanda tahun lalu, sejumlah penggemar juga menilai dirinya terlalu berhati-hati saat berhadapan dengan Marc pada Sprint. Marc kemudian membela sang adik dan mengkritik pandangan yang berkembang di kalangan penggemar serta media.
Ducati sendiri telah membantah pernah meminta Alex untuk mengalah dan memberikan kemenangan kepada Marc. Carlo Pernat juga menilai anggapan bahwa Alex tidak menyerang Marc sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.
"Semua orang mulai mengatakan, 'Ya, tetapi dia berhati-hati terhadap saudaranya dan tidak menyalipnya.' Itu omong kosong. Alex mencoba menyalipnya, tetapi Marc menjauh. Dia memang tidak bisa melakukannya dan dia sangat tahu soal itu," ujar Pernat.
Pernat kemudian memberikan perbandingan menarik dengan Luca Marini dan Valentino Rossi. Keduanya merupakan saudara tiri yang pernah berada di lintasan MotoGP pada musim 2021, ketika Marini menjalani debutnya.
"Memang, seorang adik mungkin akan sedikit lebih berhati-hati. Bayangkan jika Luca Marini balapan melawan saudaranya, Valentino. Menurut Anda, apakah Luca tidak akan sedikit lebih berhati-hati? Tentu saja," katanya.
Meski begitu, Pernat menegaskan bahwa situasi bisa berubah ketika pembalap sudah berada di lintasan.
"Ketika berada di lintasan, Anda menurunkan visor dan mungkin bahkan tidak memikirkannya," lanjutnya.
Luca Marini sendiri pernah mengatakan akan berusaha mengalahkan Rossi jika keduanya berduel. Pada musim 2021, Marini berhasil finis di depan Rossi dalam sembilan balapan dan keduanya beberapa kali finis berdekatan di papan klasemen.
Artikel Tag: Marc Marquez, Alex Marquez, Carlo Pernat, MotoGP San Marino