Patrick Mouratoglou Ungkap Hal Yang Picu Serena Williams Jadi Juara

Penulis: Dian Megane
Rabu 27 Jan 2021, 08:09 WIB
Serena Williams [kanan] masih miliki hasrat untuk mencapai lebih banyak hal di dunia tenis

Serena Williams [kanan] dan sang pelatih, Patrick Mouratoglou [kiri]

Berita Tenis: Serena Williams merupakan salah satu petenis terbaik dunia dan pelatihnya, Patrick Mouratoglou tidak pernah melewatkan peluang untuk memuji anak didiknya.

Mouratolou memandang petenis yang telah memenangkan 23 gelar Grand Slam sebagai juara daripada hanya seorang petenis.

Pelatih asal Perancis tersebut membuat perbedaan jelas antara petenis hebat dan seorang juara. Bintang tenis AS merupakan seorang juara baginya, karena ia memiliki hasrat untuk memenangkan lebih banyak.

“Perbedaannya sederhana. Ketika Serena saat ini mencapai sesuatu, kali kedua saat ia mencapainya, ia akan melupakannya. Hal itu telah selesai, berada dalam sakunya, lalu hal selanjutnya. Kemampuan itu yang dimiliki mereka sebagai seorang juara, segera melupakan apa pun yang telah dicapainya, lalu menetapkan tujuan baru adalah perbedaan besar,” jelas Mouratoglou.

Lebih jauh lagi, Mouratoglou mendeskripsikan situasi Williams saat ini. Meskipun petenis berusia 39 tahun belum memenangkan gelar Grand Slam lagi sejak Australian Open musim 2017, ia masih berusaha dan menetapkan tujuan yang ingin ia capai bagi dirinya sendiri.

“Mereka memiliki, mereka berada dalam situasi ketidakpuasan yang konstan, karena hal yang membuat mereka senang bukan memiliki trofi, mereka senang dengan proses untuk menjadi penuh semangat karena memiliki tujuan. Dan itu jauh lebih besar,” tambah Mouratoglou.

Petenis yang tersingkir dari babak ketiga Australian Open musim 2020 telah menghadapi berbagai macam rintangan di sepanjang kariernya. Pada musim 2012, ia berada dalam masa kelam karena ia menghadapi masalah kesehatan yang membuatnya kalah di babak pertama French Open. Tetapi kemudian, dengan Mouratoglou berada di sampingnya, ia memenangkan Wimbledon nomor tunggal dan ganda pada musim yang sama.

Petenis yang terakhir kali berkompetisi di French Open musim 2020 tidak berhenti sampai di sana, ia lalu menetapkan target untuk sukses lagi di French Open dan hal itu yang ia lakukan pada musim selanjutnya.

“Ya. Ia belum memenangkan gelar Grand Slam dalam tiga musim dan kalah di babak pertama French Open. Kami mulai kembali berlatih dan 15 hari kemudian, ia menang di Wimbledon nomor tunggal dan ganda. Lalu, ia memenangkan semuanya dan menjadi petenis peringkat 1 dunia lagi,” tutur Mouratoglou.

“Lalu ia mengatakan kepada saya, ‘Itu sangat luar biasa, tetapi mimpi saya kembali ke Roland Garros’. Saya mempersiapkan rencana untuk berlatih yang ia validasi dan ia berhasil.”

Api semangat masih menyala dalam diri Williams. Meskipun ia sudah mendekati usia kepala empat, tidak ada yang meremehkannya di Australian Open musim 2021 atau turnamen penting lainnya.

Artikel Tag: Tenis, australian open, French Open, Serena Williams

876  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini