Jannik Sinner Tutup Musim Penuh Gebrakan Dengan Emosi Campur Aduk

Penulis: Dian Megane
Kamis 11 Nov 2021, 21:19 WIB
Jannik Sinner akhiri musim penuh gebrakan dengan kekalahan ini

Jannik Sinner ketika beraksi di Wina musim 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Jannik Sinner menyatakan bahwa ia masih memiliki banyak hal untuk ditingkatkan setelah kalah dari Andy Murray di Stockholm Open musim 2021.

Petenis unggulan pertama di Stockholm Open musim ini kalah dua set langsung dari mantan petenis peringkat 1 dunia. Kekalahan tersebut menjadi akhir dari musim penuh gebrakan dari petenis berusia 20 tahun yang musim ini mengantongi empat gelar dari empat turnamen hard-court.

Secara keseluruhan, petenis berkebangsaan Italia kini telah mengantongi lima gelar dalam kariernya sampai saat ini dan petenis putra termuda yang berhasil mencapainya sejak Novak Djokovic menorehkan prestasi tersebut ketika ia berusia 19 tahun.

Selain kesuksesan, petenis peringkat 10 dunia berhadap pengalamannya akan menempatkan dirinya di posisi yang lebih meyakinkan pada musim-musim mendatang. Ia petenis putra termuda dari negaranya yang pernah menembus peringkat 10 besar sampai saat ini.

“Saya pikir ini musim yang menakjubkan. Memenangkan empat gelar, melenggang ke final turnamen Masters 1000, dua semifinal turnamen ATP level 500, dan mendapatkan banyak pengalaman yang tentu membuat saya merasa senang,” ungkap Sinner.

“Saya melakoni begitu banyak turnamen untuk kali pertama, jadi musim depan, saya tahu bagaimana untuk bisa mencapai ke posisi itu dan bagaimana kondisinya.”

Ada kekecewaan lain bagi petenis berusia 20 tahun dengan kekalahannya di Stockholm Open dan Paris Masters (kalah dari Carlos Alcaraz). Kekalahan tersebut memupuskan harapannya untuk terkualifikasi di turnamen akhir musim prestisius, ATP Finals yang musim ini untuk kali pertama digelar di rumahnya sendiri, Turin.

“Saya sangat kecewa dengan bagaimana semaunya berakhir,” aku Sinner. “Saya saya akan menutup musim 2021 di luar peringkat 10 besar. Itu cukup berat karena saya telah berusaha sebaik mungkin di akhir musim ini. Saya melakoni banyak pertandingan. Memenangkan turnamen di Sofia, melenggang ke babak 16 besar di Indian Wells, lalu menang di Antwerp. Kini, beberapa kekalahan di laga pembuka, hal itu bisa terjadi.”

“Saya memiliki tujuan yang jelas dalam benak saya yang tidak bisa saya capai musim ini. Itu adalah ATP Finals di Turin. Itu cukup berat, tetap saya bisa mendapatkan banyak momen luar biasa pada musim ini.”

Di masa yang akan datang, petenis berkebangsaan italia menegaskan bahwa ia ingin membangun permainannya lebih jauh lagi.

“Saya masih harus berbicara dengan tim saya, tetapi kadang-kadang, solusi terbaik adalah melakukan hal yang anda lakukan, tetapi dengan cara yang lebih baik. Berusaha untuk tetap membuatnya sederhana,” tukas Sinner.

“Saya harus meningkatkan semua hal. Saya 20 tahun dan kadang-kadang saya merasa tidak nyaman di lapangan. Tetapi daya juang saya sudah ada. Saya berusaha sebaik mungkin setiap harinya. Saya pikir itulah mengapa saya berada di posisi saya saat ini. Ada banyak hal untuk ditingkatkan yang saya nantikan untuk melakukannya.”

Musim ini, Sinner memenangkan 45 dari 66 pertandingan yang ia lakoni.

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, Stockholm Open, Jannik Sinner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-tutup-musim-penuh-gebrakan-dengan-emosi-campur-aduk
310  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini