Teknologi Baru MotoGP Bikin Maverick Vinales Tercecer di Kualifikasi

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 18 Apr 2021, 16:15 WIB
Maverick Vinales

Maverick Vinales

Berita MotoGP: Rider Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, terdeteksi melanggar garis hijau yang membuat catatan waktunya lap-nya dianulir. Vinales terpaksa harus terlempar keluar dari posisi 10 besar.

Maverick Vinales hanya bisa pasrah usai mencatat hasil buruk pada kualifikasi MotoGP Portugal 2021. Vinales sejatinya berpeluang mengamankan baris start terdepan dalam kualifikasi MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Sabtu (17/4/2021).

Sayangnya, Vinales turun ke posisi 12 setelah dua catatan waktu terbaiknya dianulir.

Catatan terbaik 1 menit 38,732 detik yang dibukukan Vinales dibatalkan karena melanggar aturan bendera kuning. Vinales tidak melambatkan laju motornya ketika yellow flag berkibar akibat insiden yang dialami oleh Miguel Oliveira (Red Bull KTM).

Padahal, catatan waktu tersebut cukup untuk membawa Vinales mengungguli rekan setimnya, Fabio Quartararo, yang sukses menjadi pole sitter. Rider berjuluk The Top Gun ini sejatinya masih memiliki satu putaran cepat lainnya yang bakal membawanya merebut baris start terdepan.

Ia membukukan waktu lap 1 menit 38,990 detik tepat sebelum menorehkan waktu lap terbaiknya yang dianulir. Malang bagi Vinales, catatan waktu tersebut juga dinyatakan tidak sah karena melanggar aturan garis hijau alias batas trek.

Nahasnya lagi, tayangan ulang menunjukkan bahwa hanya sepersekian cm dari ban motor Vinales yang menyentuh area terlarang di samping kerb. Secara sekilas, kesalahan yang dilakukan Maverick Vinales tersebut sangat sulit untuk terdeteksi oleh mata telanjang ataupun tayangan ulang dari kamera.

Hanya saja, kondisi itu tidak berlaku bagi teknologi baru yang dipakai MotoGP untuk pelanggaran batas trek pada musim ini.

"Kami mendapatkan sistem baru dengan sensor tekanan di luar bagian kerb. Jadi kami bisa mendeteksi dengan sangat akurat ketika pebalap melewati batas trek. Ini merupakan sistem yang jauh lebih akurat," ujar Race Director, Mike Webb, kepada jurnalis MotoGP, Neil Morrison.

Sensor batas trek di MotoGP membuat kesalahan sekecil apapun akan terdeteksi, ini merupakan alat yang mirip seperti teknologi garis gawang dan VAR yang diterapkan di sepak bola.

Vinales sendiri mengaku bahwa sulit untuk menerima hukuman ketika kesalahannya berada dalam margin yang sangat kecil.

"Itu karena saya tidak merasa menyentuh area hijau. Tidak jelas apakah saya melanggar atau tidak, tetapi itulah yang terjadi, kita tidak bisa melakukan apa pun soal itu," kata Maverick Vinales dalam siaran pers tim Monster Energy Yamaha.

Artikel Tag: Maverick Vinales, MotoGP Portugal, MotoGP 2021

1689  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini