Tersingkir, Presiden Lyon Mencak-Mencak Soal Penalti Kontroversial Barcelona

Penulis: Rei Darius
Kamis 14 Mar 2019, 17:45 WIB
Tersingkir, Presiden Lyon Mencak-Mencak Soal Penalti Kontroversial Barcelona

Terjatuhnya Suarez sebabkan penalti kontroversial untuk Barcelona (Image: Getty)

Berita Liga Champions: Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, mengatakan bahwa keputusan wasit untuk memberikan penalti pada Barcelona adalah hal yang gila, setelah tersingkir dari pentas Liga Champions karena tunduk dengan skor 5-1.

Sang raksasa Ligue 1 berhasil menahan imbang Barca dengan skor tanpa gol di kandang, namun performa brilian Lionel Messi yang menciptakan dua gol dan dua assist pada leg kedua babak 16 besar, menyingkirkan mereka dari pentas Liga Champions.

Namun Messi membuka skor lewat eksekusi penalti setelah Jason Denayer dinilai telah menjatuhkan Luis Suarez, sebuah keputusan yang tetap diambil oleh wasit Szymon Marciniak meskipun sudah meninjau melalui VAR.

Namun dari tayangan ulang, ada indikasi Suarez sengaja melakukan kontak dengan sang defender Lyon sebelum jatuh secara teatrikal di kotak terlarang, yang akhirnya menciptakan perdebatan seusai pertandingan.

Dan Presiden Lyon, Aulas, tidak ragu untuk mengutuk hadiah penalti untuk Barcelona yang menurutnya adalah kunci kekalahan skuat besutan Bruno Genesio, meski skor akhir sangat mencolok.

"Sulit ketika Anda kehilangan kiper utama, itu sulit ketika Anda diganjar oleh keputusan penalti yang gila," ucap Aulas, dikutip dari Goal. "Saya mengingat (mantan Presiden UEFA) Michel Platini, yang menentang keras VAR.

"Lyon bukanlah tim terbaik, namun hasil akhirnya tidak menggambarkan pertandingan yang sebenarnya. Anda tahu bahwa saya bukanlah ahli dalam sepak bola, saya hanya Presiden dari sebuah klub desa. Namun ada dua fakta permainan yang sangat menyulitkan bagi kami.

"Mungkin jika Messi berganti tim, maka hasilnya akan berkebalikan. Kami akan memperkuat tim ini pada musim panas mendatang dan mencoba untuk kembali tampil di Liga Champions lagi."

Artikel Tag: Barcelona, Lyon, liga champions

547  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini