Keunikan Ganda Campuran Di BCA Indonesia Open 2015

Penulis: Robin
Selasa 09 Jun 2015, 15:18 WIB
Keunikan Ganda Campuran Di BCA Indonesia Open 2015

Keunikan Ganda Campuran Di BCA Indonesia Open 2015

Ligaolahraga.com -

Ajang BCA Indonesia Open 2015 berakhir dengan kemenangan beberapa negara. China berhasil meraih 2 gelar juara di nomor ganda campuran dan ganda putri. Selain China ada juga Jepang, Thailand, dan Korea Selatan yang masing-masing meraih 1 gelar juara di tiap kategori tersisa.

Namun sangat disayangkan, Indonesia tahun ini gagal meraih juara. Perjuangan Indonesia terhenti pada pertandingan ganda putri melawan China. Namun, ada fakta menarik mengenai atlet yang mengikuti perlombaan tersebut.


Dalam berbagai prespektif, nomor tunggal baik putra maupun putri masih dianggap sebagai nomor bergengsi dalam perlombaan bulutangkis. Namun di lain pihak, nomor ganda campuran juga memiliki keunikan khusus dibanding nomor yang lain.


Ada beberapa pasangan ganda campuran yang karena rutinitasnya di lapangan berakhir dengan hubungan percintaan. Ada juga yang tetap menjalin hubungan namun tidak hadir selapangan. Yang pertama adalah pasangan yang sudah menikah 2 tahun, Chris Adcock Gabrielle Adcock.


Keduanya adalah perwakilan Inggris untuk nomor ganda campuran. Seperti pepatah lama, mereka menjalin hubungan karena kebiasaan berlatih bersama. Menikah pada bulan Agustus 2012 silam, keduanya bermain cukup kompetitif.


Kekompakannya saat berlaga bersama menghasilkan sebuah prestasi. Pada tahun tersebut mereka berhasil menyabet medali emas ganda campuran di ajang Commonwealth. Pasangan selanjutnya adalah Zhang Nan dan Zhao Yunlei. Tak jauh berbeda dengan pasangan Inggris, keduanya juga menjalin hubungan meski hingga saat ini masih mereka tutupi.


Prestasi keduanya tak perlu ditanyakan lagi, pada tahun ini mereka berhasil meraih medali emas di ajang BIO 2015. Profesionalitas mereka sangat terlihat dengan tidak membawa permasalahan hubungan dengan pekerjaan. Penampilan yang selalu optimal membuat mereka menjadi unggulan pertama pada ajang BIO 2015.


Pasangan selanjutnya ada di ganda campuran Indonesia, Nova dan Liliyana. Meski saat ini ia sudah tidak aktif berpasangan di nomer tersebut, Nova tetap memberikan support dan saran saat Liliyana berlaga. Dukungan penuh tersebut terlihat pada saat interval permainan di bangku pelatih.


Pasangan selanjutnya juga berasal dari Indonesia, mereka adalah Markis Kido dan Pia Zebadiah. Keduanya adalah kakak beradik yang sama-sama mengikuti perlombaan BCA Open 2015 di nomor yang sama.

Sebagai saudara, kekompakan mereka sangat terlihat meski kerap mereka bertengkar karena hal-hal kecil. Mereka sangat antusias terhadap perlombaan tersebut. Namun sayang, perjuangan mereka terhenti pada babak pertama set setelah dikalahkan oleh pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na.

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/keunikan-ganda-campuran-di-bca-indonesia-open-2015
902  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini