WNBA dan NBA Setujui Penjualan dan Relokasi Connecticut Sun ke Houston
Franchise Connecticut Sun akan dijual oleh Mohegan Tribe kepada pemilik Houston Rockets, Tilman J. Fertitta. (Foto: AP)
WNBA dan NBA secara resmi menyetujui penjualan serta relokasi franchise Connecticut Sun ke Houston mulai musim 2027.
Persetujuan itu diumumkan liga pada Rabu (13/5) waktu setempat setelah dewan gubernur kedua liga memberikan persetujuan secara bulat.
Franchise Connecticut Sun akan dijual oleh Mohegan Tribe kepada pemilik Houston Rockets, Tilman J. Fertitta.
Meski proses akuisisi telah disepakati sejak Maret lalu, transaksi tersebut baru dapat diselesaikan setelah mendapat lampu hijau resmi dari liga.
Sun dipastikan tetap bermain di Connecticut sepanjang musim WNBA 2026 sebelum resmi pindah ke Houston pada musim berikutnya.
Dalam musim terakhirnya di Connecticut, Sun juga dijadwalkan memainkan dua pertandingan di PeoplesBank Arena, Hartford, serta satu laga di TD Garden, Boston.
Presiden Connecticut Sun Jen Rizzotti mengatakan fokus utama organisasi saat ini adalah memastikan musim terakhir tim di Connecticut berjalan dengan baik demi para pemain, staf, dan penggemar.
“Saya ingin staf dan pemain kami fokus menjalani musim ini dan benar-benar hadir untuk musim terakhir di Connecticut,” kata Rizzotti kepada wartawan sebelum laga melawan Las Vegas Aces. “Para penggemar pantas mendapatkan itu.”
Rizzotti menilai kepindahan ke Houston nantinya akan memberikan banyak keuntungan, terutama dari sisi sumber daya dan infrastruktur organisasi yang dimiliki Rockets.
“Ada banyak dampak positif karena kami akan berafiliasi dengan organisasi yang memiliki sumber daya dan infrastruktur seperti Houston,” ujarnya.
Mohegan Tribe telah memiliki Connecticut Sun sejak 2003 ketika mereka membeli dan memindahkan Orlando Miracle ke Uncasville.
Kala itu, Mohegan menjadi pemilik non-NBA pertama di WNBA sekaligus suku asli Amerika pertama yang memiliki tim olahraga profesional.
Sementara itu, Fertitta telah menjadi pemilik Houston Rockets sejak 2017 dan kini menjadi pemilik NBA terbaru yang mengakuisisi franchise WNBA.
Tiga tim ekspansi baru WNBA, yakni Cleveland, Detroit, dan Philadelphia, juga dimiliki kelompok yang memiliki franchise NBA.
Menurut laporan ESPN pada Maret lalu, nilai penjualan Connecticut Sun mencapai 300 juta dolar AS, menjadikannya transaksi termahal dalam sejarah franchise WNBA.
Kesepakatan tersebut juga disebut tidak mencakup biaya relokasi tambahan.
Rizzotti mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan pihak Houston Rockets sebenarnya sudah dimulai beberapa waktu terakhir.
Namun kerja sama yang lebih formal baru akan dilakukan setelah penjualan resmi disetujui liga.
Salah satu langkah awal yang sudah dilakukan Houston adalah merekrut mantan reporter NBA ESPN Kevin Pelton sebagai asisten general manager sekaligus wakil presiden bidang analitik untuk franchise baru WNBA tersebut.
Rizzotti juga mengatakan staf Connecticut Sun yang ingin pindah ke Houston kemungkinan akan diberi kesempatan untuk tetap menjadi bagian organisasi.
Masa depan Connecticut Sun sebenarnya telah berada dalam ketidakpastian hampir dua tahun terakhir. Pada 2024, manajemen mulai membuka opsi investasi termasuk kemungkinan penjualan franchise.
Sebelumnya, Sun sempat mencapai kesepakatan penjualan senilai 325 juta dolar AS kepada kelompok yang dipimpin mantan pemilik minoritas Boston Celtics Stephen Pagliuca.
Namun WNBA menghentikan proses tersebut karena liga menilai keputusan relokasi harus ditentukan langsung oleh dewan gubernur WNBA, bukan oleh masing-masing tim.
Houston akhirnya mendapat prioritas dibanding Boston karena sebelumnya telah mengikuti proses ekspansi resmi liga.
Artikel Tag: NBA, WNBA, Connecticut Sun