VR46 Janji Franco Morbidelli Lebih Terkontrol Usai Dapat Peringatan FIM
Franco Morbidelli
Berita MotoGP: VR46 akhirnya angkat bicara soal reputasi Franco Morbidelli yang menuai kontroversi sepanjang MotoGP 2025. Tim milik Valentino Rossi itu kini menjanjikan perubahan jelang musim 2026.
Musim 2025 menjadi tahun yang paradoks bagi Franco Morbidelli. Di satu sisi pebalap VR46 itu mencatatkan musim terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir. Namun di sisi lain, gaya balap agresifnya justru menempatkannya dalam sorotan tajam pengawas MotoGP.
Morbidelli finis ketujuh di klasemen akhir dengan 231 poin, pencapaian terbaiknya sejak menjadi runner-up dunia pada 2020. Bersama Ducati Desmosedici GP24, ia untuk pertama kalinya menembus angka 200 poin sepanjang karier MotoGP. Podium di Argentina dan Qatar menjadi bukti kebangkitannya.
Namun performa tersebut dibayangi rentetan insiden. Beberapa tabrakan, termasuk dengan Maverick Vinales di Italia dan Jorge Martin pada Sprint Catalunya, memicu kemarahan penggemar serta kritik keras dari paddock. Ketua panel steward MotoGP, Simon Crafar, bahkan menjatuhkan peringatan khusus kepada Morbidelli setelah seri Catalunya. Satu pelanggaran lagi kala itu berpotensi berujung hukuman ride-through.
Menanggapi situasi tersebut, manajer tim VR46, Pablo Nieto, mengungkapkan bahwa ia telah berbicara langsung dengan Crafar. Kepada MotoGP, VR46 memberikan jaminan bahwa hal serupa tidak akan terulang.
“Saya bilang ke Simon Crafar agar tidak khawatir. Kami akan menjadi tim yang normal dengan pebalap yang normal,” ujar Nieto sebagaimana dikutip dari Motorsport.com.
Nieto menegaskan bahwa agresivitas Morbidelli sebagian juga dipengaruhi karakter motor modern MotoGP yang semakin ekstrem. Meski begitu, ia yakin pengalaman sang pebalap akan membantu mengendalikan situasi di musim mendatang.
“Motornya memang semakin agresif, para pebalap juga sangat percaya diri. Ducati saat ini adalah motor terbaik di MotoGP. Kami punya semua yang dibutuhkan untuk meraih sesuatu yang besar,” lanjutnya.
Musim 2026 akan menjadi tahun kesembilan Morbidelli di MotoGP, dengan total lebih dari 140 start grand prix. Namun reputasinya sempat tercoreng akibat gaya balap yang dinilai berbahaya, bahkan mendapat kritik terbuka dari Sylvain Guintoli.
Bagi Morbidelli, membersihkan citra menjadi krusial jika ingin memperpanjang kariernya di kelas utama. VR46 sendiri membuka peluang untuk memperpanjang kontraknya ke 2027, meski pasar pebalap diprediksi akan sangat kompetitif.
Dengan dukungan Ducati GP25 dan janji tim untuk lebih mengontrol pendekatan balapnya, musim 2026 bisa menjadi titik balik penting bagi Franco Morbidelli, bukan hanya dari sisi hasil, tetapi juga kepercayaan paddock terhadap dirinya.
Artikel Tag: Franco Morbidelli, MotoGP 2026, VR46 Racing