Unggahan Emosional Elina Svitolina Usai Jadi Juara Di Auckland
Elina Svitolina [image: getty images]
Berita Tenis: Elina Svitolina menikmati awal yang fantastik ketika membuka musim 2026 setelah ia berhasil memenangkan gelar ASB Classic di Auckland.
Petenis peringkat 13 dunia mengaramkan petenis berkebangsaan Cina, Wang Xinyu dengan dua set langsung di final ASB Classic, kemenangan yang mengantarkannya menyabet gelar ke-19 dalam kariernya.
Petenis berkebangsaan Ukraina mengawali turnamen WTA level 250 di Auckland dengan menumbangkan Varvara Gracheva sebelum melumpuhkan dua petenis berkebangsaan Inggris, Katie Boulter dan Sonay Kartal, dan petenis AS, Iva Jovic.
Usai memenangkan gelar ASB Classic, ia pun mengunggah pesan emosional melalui media sosial.
“Gelar ke-19. Trofi ini bukan hanya angka. Ini tentang perjalanan – tentang air mata, kelelahan, keraguan, dan keyakinan yang tidak membuat anda berhenti. Akhir 2025 tidak mudah bagi saya. Ada momen-momen ketika rasanya saya tidak memiliki kekuatan lagi,” tulis Svitolina.
“Tetapi itu saat orang-orang di sekeliling saya membantu saya ketika saya tidak bisa mengandalkan diri saya sendiri. Terima kasih kepada tim saya – untuk profesionalisme, kesabaran, dan keyakinan kalian terhadap saya, bahkan ketika saya meragukan diri saya sendiri.”
“Terima kasih kepada keluarga saya – untuk cinta yang lebih kuat daripada hasil apa pun. Terima kasih teman-teman saya – untuk dukungan, untuk selalu ada, tidak hanya di momen-momen penuh kemenangan. Saya sangat menghargainya.”
“Saya merasa bangga bahwa setelah periode yang menyulitkan seperti itu, saya bisa bangkit dan menang lagi. Setiap gelar memiliki kisah. Gelar ke-19 menyampaikan satu hati, kegigihan, dan keberanian untuk bangkit.”
Pesan-pesan penuh dukungan pun membanjiri petenis berkebangsaan Ukraina yang sudah tiga kali menjadi semifinalis Grand Slam.
Petenis veteran Prancis yang juga suami petenis berkebangsaan Ukraina, Gael Monfils mengomentari unggahan tersebut dengan emoji hati, api, dan otot, sementara pesepak bola berkebangsaan Ukraina, Oleksandar Zinchenko menuliskan, “Legenda.”
Hal yang sangat menarik adalah Monfils juga memenangkan ASB Classic pada musim 2025 dan ia hadir ketika melihat sang istri mengikuti jejak langkahnya.
Hasil tersebut menjadi awal penuh impian untuk musim 2026 bagi petenis berusia 31 tahun, Svitolina yang seharusnya bisa menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di Australian Open, Melbourne
Artikel Tag: Tenis, ASB Classic, Elina svitolina