Kanal

Toronto Tempo Bidik Kemenangan Pertama Kontra Seattle Storm

Penulis: Hanif Rusli
14 Mei 2026, 06:12 WIB

Marina Mabrey menjadi sorotan utama setelah tampil gemilang pada debutnya bersama Toronto Tempo. (Foto: AP)

Toronto Tempo akan kembali tampil di kandang saat menghadapi Seattle Storm dalam lanjutan WNBA musim 2026, Rabu (13/5) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi franchise anyar asal Kanada tersebut untuk memburu kemenangan pertama dalam sejarah klub.

Toronto Tempo membuka musim dengan kekalahan tipis 77-74 dari Washington Mystics pada laga kandang perdana pekan lalu.

Meski gagal menang, Toronto memperlihatkan potensi besar sebagai tim ekspansi melalui penampilan impresif sejumlah pemain utamanya.

Marina Mabrey menjadi sorotan utama setelah tampil gemilang pada debutnya bersama Toronto Tempo.

Guard berusia 30 tahun itu mencetak 27 poin, tujuh rebound, dan dua assist dalam pertandingan melawan Mystics.

Mabrey didatangkan Toronto Tempo dari Connecticut Sun setelah dipilih menggunakan pick keenam pada expansion draft bersama franchise baru lainnya, Portland Fire.

Mantan pemain Notre Dame tersebut kemudian menyepakati kontrak dua tahun dengan nilai gaji mencapai 1,2 juta dolar AS per musim.

Sebelum menjadi starter reguler di Connecticut musim lalu, Mabrey dikenal sebagai salah satu pemain cadangan terbaik di WNBA.

Ia sempat masuk dalam persaingan Sixth Player of the Year pada 2021 bersama Dallas dan kembali memperoleh suara penghargaan serupa pada 2024 bersama Sun.

Tidak hanya itu, Mabrey juga tampil dominan di kompetisi 3-on-3 Unrivaled selama musim dingin lalu dengan rata-rata 25,3 poin per pertandingan.

“Saya sangat ingin menang. Saya tahu jika saya membawa energi seperti itu, hal tersebut bisa menular kepada semua pemain,” ujar Mabrey usai kekalahan dari Washington.

Meski Mabrey tampil tajam, hanya satu pemain Toronto lain yang mampu mencetak dua digit angka pada laga pembuka.

Brittney Sykes menyumbang 14 poin, sementara Tempo kesulitan menjaga konsistensi permainan akibat 16 turnover dan sembilan lemparan bebas yang gagal masuk.

Pelatih Toronto Sandy Brondello menilai timnya harus kembali bermain lebih kolektif untuk bisa meraih hasil positif.

“Kami harus kembali menjadi tim yang bermain tanpa ego dan membiarkan pertahanan menciptakan serangan kami,” kata Brondello.

Di sisi lain, Seattle Storm datang dengan modal kemenangan 89-82 atas Connecticut Sun pada Minggu lalu.

Hasil tersebut membuat Storm memiliki rekor 1-1 setelah sebelumnya kalah dari Golden State Valkyries di laga pembuka musim.

Seattle kini memasuki era baru di bawah pelatih kepala tahun pertama Sonia Raman. Storm juga mulai membangun identitas baru lewat kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Flau’Jae Johnson, mantan bintang LSU yang didapat Seattle lewat trade saat malam draft WNBA.

Johnson tampil lengkap saat melawan Connecticut dengan mencetak 16 poin, enam rebound, tiga steal, satu assist, dan satu blok.

General manager Seattle Talisha Rhea menyebut Johnson sebagai pemain muda dinamis yang akan menjadi bagian penting masa depan tim.

“Flau’jae adalah pemain muda yang sangat bertalenta dan bisa memberi dampak di kedua sisi lapangan,” ujar Rhea.

Selain Johnson, Jade Melbourne dan Dominique Malonga juga tampil konsisten dengan rata-rata minimal 13,5 poin per laga dalam dua pertandingan awal musim ini.

Artikel Tag: WNBA, Seattle Storm

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru