Kanal

Toprak Razgatlioglu Temukan Akar Masalahnya Bersama Yamaha M1

Penulis: Abdi Ardiansyah
24 Jun 2026, 22:41 WIB

Toprak Razgatlioglu

Berita MotoGPToprak Razgatlioglu mulai memahami tantangan terbesar yang menghambat performanya pada musim debut MotoGP 2026 bersama Pramac Yamaha. Juara WorldSBK tiga kali itu menilai hasil kualifikasi yang buruk menjadi faktor utama yang membuatnya kesulitan bersaing di barisan depan.

Perjuangan Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 masih jauh dari kata mudah. Meski mampu menunjukkan kecepatan menjanjikan saat balapan, pembalap Pramac Yamaha itu mengaku terus dirugikan oleh posisi start yang kurang kompetitif.

Pada seri Grand Prix Ceko di Sirkuit Brno, Toprak kembali memperlihatkan daya juangnya. Memulai balapan dari posisi ke-20, ia berhasil menembus posisi ke-14 saat finis dan membawa pulang dua poin penting. Namun, hasil tersebut justru mempertegas persoalan yang selama ini dihadapinya.

Menurut pembalap asal Turki tersebut, Yamaha M1 sering kali baru menunjukkan performa yang lebih baik saat balapan berlangsung. Akibatnya, ia kesulitan mencatat waktu cepat dalam sesi kualifikasi yang sangat menentukan posisi start.

"Masalah terbesar kami adalah tidak pernah memulai akhir pekan dengan kuat. Kami biasanya baru berkembang saat balapan berlangsung. Jika saya bisa lolos kualifikasi di posisi delapan atau sepuluh besar, semuanya akan jauh lebih mudah," ujar Toprak.

Ia menilai posisi start yang buruk membuat peluang untuk bersaing dengan kelompok terdepan hampir mustahil, terutama di lintasan yang memiliki trek lurus panjang. Ketika harus memulai dari belakang, waktu dan energi banyak terbuang untuk menyalip pembalap lain.

Toprak juga mengungkapkan bagaimana beratnya bertarung menggunakan Yamaha yang musim ini belum mampu menandingi performa pabrikan-pabrikan papan atas seperti Ducati dan KTM. Ia mengaku sering kehilangan waktu saat keluar tikungan maupun di lintasan lurus.

"Dalam delapan lap terakhir saya terus mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya tidak akan menyerah. Sangat sulit mengejar pembalap lain. Mereka selalu membuka jarak di trek lurus dan saat keluar tikungan. Itu sangat membuat frustrasi, tetapi saya terus berjuang dan bangga dengan hal itu," katanya.

Meski demikian, Toprak melihat beberapa tanda positif. Ia merasa ritmenya semakin baik seiring bertambahnya lap balapan.

"Pada awal balapan saya tidak menikmatinya. Namun setelah sekitar sepuluh lap, saya mulai lebih memahami motor, catatan waktu membaik, dan saya mulai menikmati balapan," tambahnya.

Sejauh musim 2026 berjalan, Toprak sudah dua kali memulai balapan dari baris paling belakang. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pramac Yamaha jika ingin membantu mantan juara dunia Superbike itu menembus persaingan papan atas MotoGP.

Dengan kemampuan balap yang sudah terbukti selama bertahun-tahun, peningkatan performa satu putaran di sesi kualifikasi diyakini bisa menjadi kunci bagi Toprak untuk mulai bersaing secara konsisten di posisi sepuluh besar, bahkan mendekati lima besar.

Artikel Tag: yamaha, pramac racing, Toprak Razgatlioglu, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru