Kanal

Usai Kalah, Teofimo Lopez Langsung Bidik Laga Besar Lawan Garcia

Penulis: Abdi Ardiansyah
04 Apr 2026, 22:40 WIB

Teofimo Lopez

Berita Tinju : Kesempatan bangkit terbuka lebar bagi Teofimo Lopez setelah mengalami kekalahan sepihak dari Shakur Stevenson pada awal tahun ini. Dalam duel yang berlangsung Januari lalu, Lopez gagal mempertahankan gelar WBO kelas super ringan setelah tampil di bawah tekanan sepanjang laga dan kalah angka mutlak.

Stevenson tampil dominan sejak ronde awal, memanfaatkan kecepatan serta akurasi pukulan untuk mengontrol pertarungan. Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan namanya sebagai juara dunia di empat kelas berbeda di usia yang masih relatif muda, yakni 28 tahun.

Tak lama setelah kekalahan itu, Lopez memastikan akan naik kelas ke divisi welterweight, sebuah langkah besar yang membuka peluang menghadapi deretan petinju elite. Di kelas ini, nama-nama seperti Devin Haney, Ryan Garcia, Rolando Romero, hingga Lewis Crocker telah lebih dulu meramaikan perebutan gelar dunia.

Dari sejumlah opsi, Garcia muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi lawan berikutnya. Bahkan, petinju berjuluk King Ry itu secara terbuka menyebut tanggal 25 Juli sebagai target duel mereka. Pernyataan tersebut semakin menguatkan spekulasi bahwa pertarungan besar ini hanya tinggal menunggu pengumuman resmi.

Garcia sendiri tengah berada dalam momentum positif setelah merebut sabuk WBC kelas welterweight usai mengalahkan Mario Barrios. Meski sempat mengincar duel unifikasi melawan Haney, ia kini tampaknya memilih opsi pertahanan sukarela dengan menghadapi Lopez, yang secara peringkat belum berada di jajaran atas divisi tersebut.

Jika benar terjadi, duel ini akan menjadi langkah berani bagi Garcia sekaligus peluang emas bagi Lopez untuk membuktikan dirinya masih layak bersaing di level tertinggi. Namun, keputusan ini juga berpotensi memicu sorotan, mengingat WBC belum menjalankan kewajiban pertarungan mandatory dalam beberapa tahun terakhir.

Situasi semakin menarik karena penantang wajib saat ini, Conor Benn, juga tengah bersiap menjalani pertarungan lain. Hal ini membuka celah bagi duel Ryan Garcia melawan Teofimo Lopez untuk terealisasi lebih cepat, meski belum mendapatkan restu penuh dari badan tinju dunia.

Apabila resmi digelar, laga ini diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling dinanti di tahun 2026, mempertemukan dua nama besar yang sama-sama membutuhkan kemenangan untuk mengukuhkan posisi mereka di puncak divisi welterweight.

Artikel Tag: Tinju Dunia, Kelas Super Ringan, Welterweight, Teofimo Lopez, Ryan Garcia, Shakur Stevenson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru