Tyson Fury Sebut Anthony Joshua Hanya Punya Satu Peluang Menang
Tyson Fury mengatakan Joshua harus menjatuhkannya hingga tidak mampu melanjutkan pertandingan jika ingin menang. (Foto: Fight TV)
Tyson Fury menilai Anthony Joshua hanya memiliki satu cara untuk mengalahkannya, yakni melalui kemenangan knockout (KO), menjelang duel dua mantan juara dunia kelas berat tersebut pada 11 Desember di Principality Stadium, Cardiff, Wales.
Fury (36-2-1, 25 KO) akan menghadapi Joshua (30-4, 27 KO) dalam pertarungan utama ajang The Ring yang disiarkan melalui Netflix.
Kedua petinju sama-sama menjanjikan kemenangan KO, sehingga duel tersebut diperkirakan berlangsung sengit.
Dalam wawancara dengan Mike Coppinger dari The Ring, Tyson Fury mengatakan Joshua harus menjatuhkannya hingga tidak mampu melanjutkan pertandingan jika ingin menang.
Ia merujuk pada pengalamannya bangkit setelah mengalami knockdown sepanjang karier profesionalnya.
“AJ hanya punya satu kesempatan untuk mengalahkan saya, yaitu menjatuhkan saya hingga KO. Itu terbukti sulit dilakukan selama bertahun-tahun,” kata Fury.
Petinju Inggris berusia 38 tahun itu mengklaim memiliki berbagai cara untuk mengatasi Joshua.
Menurutnya, ia bisa mengandalkan kemampuan bertinju, pergerakan, menghindari pukulan, dan serangan balik, maupun tampil agresif untuk mencari kemenangan KO.
“Namun, saya bisa mengalahkannya dengan cara apa pun yang saya inginkan. Saya bisa bertinju, bergerak, menghindar, dan melancarkan serangan balik. Saya juga bisa menjatuhkannya dengan menyerang dari depan. Jadi, saya bisa melakukannya dengan cara apa pun,” ujarnya.
Tyson Fury juga yakin akan unggul apabila keduanya terlibat adu pukul terbuka. Ia menilai dirinya memiliki keberanian dan daya juang lebih besar, bahkan jika harus terlebih dahulu terjatuh.
Sepanjang kariernya, Fury tercatat delapan kali mengalami knockdown, tetapi selalu mampu bangkit dan melanjutkan pertarungan hingga bel akhir atau penghentian pertandingan.
Salah satu momen paling dramatis terjadi saat menghadapi Deontay Wilder pada Desember 2018.
Fury terjatuh telentang, tetapi berhasil bangkit dan menuntaskan ronde dengan baik sebelum duel berakhir imbang melalui keputusan angka terbelah.
Dalam pertemuan ketiga melawan Wilder pada Oktober 2021, Fury dua kali terjatuh pada ronde keempat sebelum akhirnya menjatuhkan rivalnya itu pada ronde ke-11.
Ia juga mengalami tekanan berat saat menghadapi Oleksandr Usyk pada Mei 2024. Pada ronde kesembilan, Fury terhuyung-huyung hingga wasit Mark Nelson menghitungnya jatuh ketika tubuhnya tertahan tali ring.
Joshua sendiri telah mengalami knockdown sebanyak 11 kali sepanjang kariernya.
Mantan juara dunia yang lebih muda itu berharap dapat menguji ketahanan Fury dan bahkan menargetkan kemenangan KO sebelum ronde ke-10.
Tyson Fury tidak menyebut ronde tertentu untuk mengakhiri duel, tetapi memastikan dirinya membidik kemenangan KO.
“Saya tidak akan membiarkannya bertahan hingga akhir. Saya pasti akan menjatuhkannya dengan KO,” kata Fury. Ia memperkirakan Joshua akan terjatuh dua atau tiga kali dan tidak mampu bangkit lagi, bahkan membayangkan pelatih Joshua, Ben Davison, melempar handuk untuk menghentikan pertarungan.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Deontay Wilder