Terence Crawford Sebut Tiga Laga yang Bisa Tentukan Raja Tinju Dunia
Terence Crawford
Berita Tinju : Mantan juara dunia lima divisi, Terence Crawford, masih aktif mengamati dinamika dunia tinju meski telah resmi gantung sarung tinju sejak Desember lalu. Petinju yang dikenal dengan julukan “Bud” itu kini membagikan pandangannya mengenai tiga pertarungan besar yang menurutnya layak terjadi sepanjang 2026.
Crawford menutup kariernya dengan pencapaian luar biasa setelah mengalahkan Canelo Alvarez dan menyatukan gelar kelas super menengah. Kemenangan tersebut membuatnya menjadi juara tak terbantahkan di tiga divisi berbeda, sebuah prestasi langka dalam sejarah tinju modern. Setelah pensiun, sabuk yang ditinggalkannya kini tersebar dan diperebutkan oleh sejumlah petinju top.
Dalam wawancaranya, Crawford menyebut bahwa saat ini banyak pertarungan menarik yang berpotensi terjadi, terutama setelah dirinya tidak lagi aktif dan persaingan peringkat pound for pound semakin terbuka.
“Sulit untuk memilih karena banyak duel besar yang bisa dibuat. Tapi saya ingin melihat Keyshawn Davis melawan Devin Haney. Saya juga ingin melihat Bam Rodriguez melawan Naoya Inoue, dan Shakur Stevenson melawan Gervonta Davis,” ujarnya.
Pertarungan antara Keyshawn Davis dan Devin Haney dinilai menarik karena keduanya merupakan petinju muda dengan teknik tinggi. Namun, Haney saat ini lebih fokus mengejar duel unifikasi di kelas welter, sehingga peluang pertarungan tersebut masih belum pasti.
Sementara itu, duel antara Jesse Rodriguez dan Naoya Inoue disebut sebagai salah satu potensi laga terbesar lintas divisi. Inoue sendiri akan menghadapi tantangan berat melawan Junto Nakatani dalam waktu dekat, yang bisa menentukan arah kariernya selanjutnya.
Di sisi lain, pertarungan antara Shakur Stevenson dan Gervonta Davis juga menjadi sorotan. Keduanya dikenal sebagai petinju elit dengan gaya bertarung berbeda, yang diyakini dapat menghadirkan duel berkualitas tinggi. Namun, situasi Gervonta yang belum kembali ke ring membuat laga ini masih sulit terealisasi dalam waktu dekat.
Meski hanya sebatas wacana, tiga duel yang disebut Crawford mencerminkan arah persaingan tinju dunia saat ini. Nama-nama besar tersebut tidak hanya bersaing memperebutkan gelar, tetapi juga posisi sebagai petinju terbaik lintas divisi.
Dengan meningkatnya minat penggemar terhadap pertarungan besar, harapan untuk melihat duel-duel tersebut terealisasi pada 2026 tetap terbuka. Terence Crawford sendiri mungkin sudah pensiun, namun pengaruh dan pandangannya masih menjadi referensi penting dalam menilai peta kekuatan tinju dunia saat ini.
Artikel Tag: Tinju Dunia, Terence Crawford, Gervonta Davis, naoya inoue, Devin Haney, Shakur Stevenson, Jesse Rodriguez, Keyshawn Davis