Oleksandr Usyk Yakin Muhammad Ali Mampu Kalahkan Dirinya
Oleksandr Usyk dan Muhammad Ali
Berita Tinju - Oleksandr Usyk mungkin menjadi salah satu petinju paling dominan di era modern, tetapi ia tidak menempatkan dirinya di atas semua legenda tinju. Menurut mantan juara dunia tak terbantahkan dua divisi itu, Muhammad Ali adalah satu-satunya petinju yang diyakininya bisa keluar sebagai pemenang jika keduanya bertemu pada masa keemasan masing masing.
Usyk saat ini tengah bersiap menjalani pertarungan terakhir dalam karier profesionalnya. Meski mendekati masa pensiun, petinju berusia 39 tahun tersebut telah mengukir pencapaian luar biasa dengan menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah dan kelas berat.
Sepanjang kariernya, Usyk sukses mencatat kemenangan atas sejumlah nama besar seperti Tyson Fury, Anthony Joshua, dan Daniel Dubois. Dua kali mengalahkan Fury dan Joshua semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik pada generasinya.
Dalam wawancara bersama FightHype, Usyk ditanya mengenai peluangnya menghadapi Muhammad Ali apabila keduanya bertanding pada performa terbaik masing masing.
Alih alih menyebut dirinya akan menang, Usyk justru memberikan penghormatan kepada legenda asal Amerika Serikat tersebut.
"Itu akan menjadi pertarungan yang sangat sulit, bisa berlangsung 12 ronde atau bahkan 15 ronde. Saya tidak akan menang. Muhammad Ali yang akan menang lewat keputusan split decision," kata Usyk.
Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya rasa hormat Usyk kepada sosok Ali, yang hingga kini masih dianggap banyak kalangan sebagai petinju kelas berat terbaik sepanjang masa.
Muhammad Ali membangun reputasinya lewat kemenangan atas sejumlah legenda seperti Joe Frazier, George Foreman, Ken Norton, Sonny Liston, hingga George Chuvalo. Kecepatan tangan, kecerdasan membaca pertarungan, serta kemampuan bertahan di bawah tekanan membuat Ali menjadi ikon olahraga dunia, bukan hanya di dalam ring tetapi juga di luar arena.
Sementara itu, Usyk masih dikaitkan dengan beberapa nama untuk laga perpisahannya. Salah satu kandidat terkuat adalah mantan juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder.
Apabila duel tersebut benar benar terwujud, pertarungan itu akan menjadi penutup perjalanan karier salah satu petinju paling sukses dalam sejarah tinju modern. Terlepas dari berbagai prestasinya, Oleksandr Usyk tetap menilai Muhammad Ali sebagai sosok yang berada satu tingkat di atas dirinya dalam sejarah olahraga tinju.
Artikel Tag: Deontay Wilder, Muhammad Ali, oleksandr usyk, Heavyweight