Harlem Eubank Incar Duel Lawan Liam Paro usai Hadapi David Papot
Harlem Eubank yakin hasil impresif pada pertarungan mendatang akan meningkatkan posisinya dalam persaingan perebutan gelar dunia. (Foto: Fight TV)
Harlem Eubank menargetkan kemenangan meyakinkan atas David Papot sebagai batu loncatan untuk mendapatkan kesempatan menantang juara dunia kelas welter IBF, Liam Paro.
Petinju asal Brighton itu yakin hasil impresif pada pertarungan mendatang akan meningkatkan posisinya dalam persaingan perebutan gelar dunia.
Eubank dijadwalkan menghadapi Papot di Copper Box Arena, London, pada 18 Juli mendatang.
Duel tersebut akan menjadi kali pertama petinju berusia 31 tahun itu tampil sebagai laga utama di sebuah arena besar di ibu kota Inggris.
Meski bertindak sebagai tuan rumah, Harlem Eubank bukan unggulan dalam pertarungan ini.
Dengan rekor profesional 22 kemenangan, satu kekalahan, dan sembilan kemenangan melalui knockout, ia justru dipandang sebagai underdog dengan peluang 2-1 menghadapi Papot yang memiliki catatan 30 kemenangan, satu kekalahan, satu hasil imbang, dan lima kemenangan KO.
Satu-satunya kekalahan Papot terjadi saat menghadapi Liam Paro pada September tahun lalu di Tennyson, Australia.
Kala itu, petinju Prancis tersebut kalah melalui keputusan juri setelah menjalani pertarungan sengit selama 12 ronde.
Paro kemudian melanjutkan performa apiknya dengan mengalahkan Lewis Crocker untuk merebut sabuk juara dunia IBF kelas welter.
Eubank menilai pertarungan melawan Papot sudah memiliki atmosfer layaknya perebutan gelar dunia. Menurutnya, kualitas lawan yang akan dihadapi jauh lebih tinggi dibandingkan yang diperkirakan banyak orang.
"Dalam pandangan saya, dia seharusnya memenangkan pertarungan melawan Paro yang sekarang menjadi juara dunia IBF. Dia juga sudah mengalahkan Bilel Jkitou yang saat ini menyandang gelar juara Eropa kelas menengah. Karena itu saya menganggap laga ini benar-benar berada di level dunia," ujar Eubank.
Saat ini Harlem Eubank menempati peringkat ke-15 kelas welter versi IBF.
Ia percaya kemenangan yang lebih meyakinkan atas Papot dibandingkan penampilan Paro akan menjadi bahan pertimbangan untuk memperoleh kesempatan perebutan gelar dunia.
"Saya tahu kemenangan besar atas Papot akan menjadi pernyataan penting di panggung dunia. Ada perbandingan langsung dengan Paro karena mereka pernah bertarung. Jika saya bisa tampil lebih baik, peluang menghadapi Paro berikutnya tentu akan semakin terbuka. Namun, saya tidak boleh meremehkan tantangan yang ada di depan mata," katanya.
Pertarungan melawan Papot juga menjadi awal kerja sama Harlem Eubank dengan MF Pro setelah sebelumnya lama bernaung di bawah Wasserman.
Selain itu, laga tersebut akan disiarkan secara global melalui DAZN, sesuatu yang diyakini Eubank dapat memperluas popularitasnya di kancah internasional.
Menurutnya, perpindahan ke platform penyiaran baru membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan pertarungan-pertarungan elite yang selama ini diincarnya. Ia berharap penampilannya mampu menarik perhatian penggemar tinju di berbagai negara.
"Sekarang tugas saya adalah memastikan penonton menyukai apa yang mereka lihat. Saya tidak merasa terbebani, justru menganggap ini sebuah kehormatan. Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan menunjukkan performa terbaik melawan petinju yang diyakini banyak orang akan mengalahkan saya," ujar Eubank.
Artikel Tag: Liam Paro