Oleksandr Usyk Berencana Pensiun Usai Dua atau Tiga Pertarungan Lagi
Salah satu target Oleksandr Usyk adalah merebut kembali status juara sejati dengan merebut sabuk WBO yang ia lepaskan pada akhir tahun lalu. (Foto: Fight TV)
Oleksandr Usyk menegaskan bahwa karier tinju profesionalnya tidak akan berlangsung terlalu lama lagi.
Meski masih tampil dominan dan terlihat berada di puncak performa, petinju asal Ukraina itu mengungkapkan rencana pensiun setelah menjalani dua atau tiga pertarungan tambahan.
Pada usia 38 tahun, Oleksandr Usyk sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Ia membuktikannya saat menghentikan Daniel Dubois dengan kemenangan KO pada ronde kelima di Stadion Wembley musim panas lalu.
Dalam laga tersebut, Usyk hampir tidak terlihat kelelahan, mempertegas statusnya sebagai juara kelas berat Ring Magazine, WBA, WBC, dan IBF.
Saat ini, Usyk juga menduduki peringkat teratas pound-for-pound versi The Ring.
Namun, terlepas dari pencapaian luar biasa dan performa impresifnya, Usyk menyadari bahwa waktunya di atas ring semakin terbatas.
“Saya pikir dua atau tiga pertarungan lagi,” kata Usyk kepada jurnalis The Ring, Mike Coppinger, mengenai rencana masa depannya.
Sebelum benar-benar menggantungkan sarung tinju, Usyk masih membuka peluang untuk kembali mencetak sejarah.
Salah satu targetnya adalah merebut kembali status juara sejati (undisputed) dengan merebut sabuk WBO yang ia lepaskan pada akhir tahun lalu.
Sepanjang kariernya, Usyk sudah tiga kali menyandang status juara sejati, termasuk pada 2018 di kelas penjelajah (cruiserweight) sebelum naik ke kelas berat.
Keputusan Usyk melepas gelar WBO membuka jalan bagi Fabio Wardley untuk naik status menjadi juara penuh setelah mengalahkan Joseph Parker yang saat itu memegang gelar interim.
Menurut manajer Usyk, Serhii Lapin, langkah tersebut diambil karena Usyk ingin memberi kesempatan kepada petinju yang lebih muda untuk bersinar.
Meski demikian, Oleksandr Usyk (24-0, 15 KO) belum menutup kemungkinan untuk merebut kembali sabuk tersebut.
Namun, sebelum itu, ia telah menetapkan target besar lain, yakni menghadapi mantan juara dunia WBC kelas berat, Deontay Wilder.
“Saya ingin bertarung melawan Deontay Wilder,” ujar Usyk secara tegas.
Wilder, yang kini berusia 40 tahun, memang tengah berada dalam periode sulit setelah kalah empat kali dari enam laga terakhirnya.
Kendati demikian, duel antara dua mantan penguasa kelas berat ini tetap memiliki daya tarik besar.
Tim Oleksandr Usyk dikabarkan sudah melakukan negosiasi intensif untuk mewujudkan pertarungan tersebut dalam beberapa bulan ke depan, dengan Los Angeles dan Las Vegas menjadi opsi lokasi utama.
Jika terwujud, laga ini bisa menjadi salah satu bab terakhir dalam karier legendaris Oleksandr Usyk.
Artikel Tag: oleksandr usyk