Nick Ball Buka Peluang “Derby” Liverpool Bersejarah Lawan Jazza Dickens
Nick Ball (kiri) dan Jazza Dickens. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas bulu WBA, Nick Ball, membuka kemungkinan terjadinya duel bersejarah sesama petinju Liverpool melawan Jazza Dickens, asalkan keduanya berhasil melewati laga penting yang sudah menanti di depan mata.
Pertarungan tersebut berpotensi menjadi duel pertama dalam sejarah perebutan gelar dunia utama yang mempertemukan dua petinju asal kota Liverpool.
Nick Ball (23-0-1, 13 KO), yang saat ini menempati peringkat ketiga kelas bulu versi The Ring, dijadwalkan mempertahankan sabuk juaranya melawan Brandon Figueroa (26-2-1, 19 KO) di Liverpool pada Sabtu malam.
Pertandingan ini menjadi pertahanan gelar keempat bagi Ball, sekaligus yang ketiga digelar di kota kelahirannya sendiri.
Petinju berusia 28 tahun itu berharap kemenangan atas Figueroa dapat membuka jalan menuju duel unifikasi gelar kelas bulu yang telah lama ia incar.
Meski demikian, Ball juga mempertimbangkan untuk naik kelas ke divisi junior lightweight.
Di kelas tersebut, ia berpeluang menghadapi Dickens, sesama petinju Liverpool yang kini memegang gelar WBA dan berada di peringkat kesembilan versi The Ring.
Jazza Dickens (34) lebih dulu harus menjalani pertahanan gelar melawan Anthony Cacace di Dublin pada 14 Maret.
Ball mengatakan dirinya tidak menutup kemungkinan menghadapi Dickens jika kedua petinju berhasil memenangkan laga mereka.
Ia bahkan melihat peluang itu sebagai kesempatan untuk menjadi juara dunia di dua kelas berbeda.
“Itu pernah menjadi opsi sebelumnya. Saya pasti akan mempertimbangkan naik kelas untuk melawannya jika dia menang. Tapi saya harus mengalahkan Figueroa lebih dulu,” ujar Ball.
Ia juga mengenang kedekatannya dengan Dickens, yang pernah berlatih bersama di Everton Red Triangle Gym. “Dia orang yang baik,” tambahnya.
Liverpool sendiri telah melahirkan banyak juara dunia tinju, namun belum pernah ada pertarungan perebutan gelar dunia utama antara dua petinju dari kota tersebut.
Pertarungan Nick Ball melawan Jazza Dickens berpotensi mencatat sejarah baru bagi dunia tinju Inggris.
Ball juga memuji perjalanan karier Dickens yang panjang hingga akhirnya menjadi juara dunia, menyebutnya sebagai bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan keyakinan pada diri sendiri pada akhirnya akan membuahkan hasil.