Kanal

Moses Itauma Pertanyakan Duel Terakhir Usyk Lawan Wilder

Penulis: Abdi Ardiansyah
09 Jul 2026, 13:55 WIB

Moses Itauma

Berita Tinju - Moses Itauma menyampaikan pandangannya terkait rumor pertarungan antara Oleksandr Usyk dan Deontay Wilder yang belakangan semakin santer dibicarakan. Menurut petinju kelas berat asal Inggris tersebut, duel itu bukanlah laga yang paling menarik bagi penggemar tinju.

Usyk sebelumnya mengumumkan telah melepas sabuk juara dunia kelas berat versi WBC, WBA, dan IBF. Juara dunia asal Ukraina itu juga menyatakan hanya akan menjalani satu pertarungan lagi sebelum mengakhiri karier profesionalnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Deontay Wilder muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi lawan terakhir Usyk. Kedua petinju sebenarnya sempat dikaitkan untuk bertarung pada akhir tahun lalu, tetapi rencana tersebut tidak pernah terwujud karena masing masing memilih lawan yang berbeda.

Kini, peluang duel itu kembali terbuka. Namun, Itauma menilai pertarungan tersebut tidak terlalu menarik dari sisi persaingan.

"Dia sebenarnya tidak perlu melakukan itu. Siapa yang benar benar ingin menyaksikan pertarungan tersebut? Memang, dia sudah meraih pencapaian yang jauh lebih besar daripada saya sehingga saya tidak bisa banyak berkomentar. Mungkin dia hanya ingin mendapatkan bayaran besar," ujar Itauma kepada IFL TV.

Meski mengaku kurang tertarik dengan duel tersebut, Itauma memahami alasan Usyk jika akhirnya menerima pertarungan melawan Wilder.

"Harus diingat, saat masih bertarung di kelas penjelajah hingga awal kariernya di kelas berat, Usyk belum menghasilkan uang sebesar sekarang. Dalam dua atau tiga tahun terakhir, pendapatannya meningkat sangat besar. Saya tidak ingin menghitung penghasilan orang lain, tetapi saya bisa memahami jika dia ingin memaksimalkan kesempatan itu sebelum pensiun. Saya tidak menyalahkannya," katanya.

Usyk sendiri telah mengukuhkan namanya sebagai salah satu petinju terbaik generasinya. Selain menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah, ia juga mencatat sejarah serupa di kelas berat setelah mengalahkan Tyson Fury. Prestasi tersebut membuatnya masuk dalam daftar elite petinju yang mampu menjadi juara tak terbantahkan di dua divisi berbeda pada era empat sabuk.

Sementara itu, Moses Itauma kini fokus melanjutkan perjalanannya menuju perebutan gelar juara dunia. Petinju berusia 20 tahun itu dijadwalkan menghadapi Filip Hrgovic di The O2 Arena, London, pada 29 Agustus. Kemenangan atas Hrgovic diyakini akan semakin mendekatkannya ke peluang menantang gelar juara dunia kelas berat.

Artikel Tag: WBA, WBC, IBF, Deontay Wilder, oleksandr usyk, Heavyweight

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru