Kanal

Lewis Richardson Bersatu Lagi dengan Rob McCracken Jelang Comeback

Penulis: Hanif Rusli
27 Agu 2026, 14:01 WIB

Lewis Richardson dijadwalkan menjalani pertarungan comeback pada 26 September dalam kartu pertandingan Queensberry Promotions. (Foto: Fight TV)

Lewis Richardson kembali bekerja sama dengan pelatih Team GB Rob McCracken sebagai bagian dari upayanya membangun kembali karier setelah mengalami cedera bisep serius.

Petinju kelas menengah berusia 29 tahun itu memiliki rekor profesional 2-0 setelah menjalani awal karier yang cukup menjanjikan seusai meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024.

Lewis Richardson menjadi satu-satunya petinju Inggris Raya yang membawa pulang medali dari cabang tinju pada ajang tersebut.

Richardson meraih dua kemenangan dalam 11 pekan pertamanya sebagai petinju profesional.

Namun, momentum tersebut terhenti pada Malam Natal ketika ia mengalami robekan bisep dalam sesi sparring.

Setelah menjalani operasi dan rehabilitasi panjang sepanjang paruh pertama 2026, Richardson kini siap kembali naik ring.

Ia dijadwalkan menjalani pertarungan comeback pada 26 September dalam kartu pertandingan Queensberry Promotions.

Ajang tersebut akan dipimpin duel perebutan gelar kelas bulu Eropa antara Liam Davies dan Nathaniel Collins.

Dalam persiapan menuju comeback, Richardson memutuskan meninggalkan pelatih Dennis Adams yang berbasis di Ipswich dan kembali ke Sheffield untuk bekerja bersama McCracken.

"Saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang Dennis. Dia pria dan pelatih yang luar biasa," kata Richardson kepada The Ring.

"Namun, saya merasa untuk mengeluarkan kemampuan terbaik saya, tempat yang tepat adalah kembali ke Sheffield. Fasilitasnya luar biasa dan saya sudah membangun hubungan yang sangat baik dengan banyak orang di sana selama bertahun-tahun."

McCracken merupakan direktur performa GB Boxing dan juga melatih sejumlah petinju profesional elite, termasuk Lauren Price dan Callum Simpson, di English Institute of Sport, Sheffield.

Richardson menilai lingkungan latihan di Sheffield akan membantunya berkembang. Ia juga menyebut kualitas sparring di wilayah tersebut menjadi salah satu alasan utama kepindahannya.

"Saya merasa berada di tempat yang sangat baik dan dibimbing seseorang yang benar-benar sudah melihat dan mengalami semuanya dalam olahraga ini. Saya sangat bersemangat untuk kembali. Saya juga antusias menghadapi 12 hingga 18 bulan ke depan karena saya yakin akan merebut gelar dalam periode tersebut," ujarnya.

Menurut Lewis Richardson, proses untuk kembali bekerja dengan McCracken berlangsung lebih cepat dan mudah daripada perkiraannya. Keduanya telah saling mengenal selama lebih dari satu dekade.

Pertemuan pertama mereka terjadi ketika Richardson masih menjalani masa awal dalam tinju dan berlatih sparring dengan seorang petinju profesional. Saat itu, McCracken berada di gym bersama salah satu petinjunya.

"Jadi sekarang, sekitar 10 sampai 12 tahun kemudian, kami bekerja sama dalam dunia tinju profesional," kata Richardson.

Ia menambahkan bahwa hubungan dan rasa saling menghormati yang terbangun selama bertahun-tahun membuat proses kepindahannya kembali ke Sheffield berjalan lancar.

Artikel Tag: olimpiade, Lewis Richardson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru