Kanal

Josh Padley Hancurkan Belmehdi, Rebut Gelar Eropa Kelas Junior Ringan

Penulis: Hanif Rusli
01 Feb 2026, 18:02 WIB

Josh Padley (kanan) menyaksikan Jaouad Belmehdi tersungkur ke lantai ring. (Foto: Fight TV)

Josh Padley mencatat kemenangan terbesar dalam hidup profesionalnya dengan menghentikan Jaouad Belmehdi pada ronde kedua untuk merebut gelar juara Eropa kelas junior ringan pada Sabtu (31/1) di Newcastle Arena.

Kemenangan petinju asal Armthorpe, Yorkshire, itu terasa spesial karena hanya setahun lalu, pada Februari 2024, Padley masih berstatus petinju yang relatif tidak dikenal.

Saat itu, ia datang mendadak ke Arab Saudi untuk menghadapi Shakur Stevenson dalam perebutan gelar WBC kelas ringan pada ajang The Last Crescendo.

Meski kalah TKO di ronde kesembilan, pengalaman tersebut justru menjadi titik balik kepercayaan dirinya.

Kini, hanya beberapa jam sebelum Stevenson naik ring di Madison Square Garden melawan Teofimo Lopez, Josh Padley (18-1, 6 KO) menorehkan momen emasnya sendiri.

Ia tampil dominan sejak awal melawan Belmehdi (23-3-3, 11 KO) yang terlihat sudah mengalami pendarahan di bawah lengan kirinya sejak ronde pertama.

Padley bertarung dengan cerdas, keluar-masuk jarak serang, serta mendaratkan kombinasi pendek dan tajam.

Puncaknya terjadi di pertengahan ronde kedua ketika hook kiri singkat menjatuhkan Belmehdi. Petinju Prancis itu sempat bangkit, namun kakinya sudah goyah.

Josh Padley pun mengakhiri perlawanan dengan dua pukulan kanan terukur yang memaksa wasit menghentikan laga.

Di partai lain, juara dunia IBF kelas ringan putri Elif Nur Turhan mempertahankan gelarnya dengan susah payah.

 Dijuluki “The Golden Turk” setelah KO brutal atas Beatriz Ferreira, Turhan (12-0, 8 KO) justru kesulitan menghadapi Taylah Gentzen.

 Petinju Australia itu tampil lebih cepat dan efektif dengan jab, membuat pertarungan berlangsung ketat dan berantakan.

Turhan akhirnya menang melalui split decision, meski satu juri menilai Gentzen unggul.

Sementara itu, prospek kelas berat Leo Atang kembali menunjukkan potensinya. Remaja 19 tahun itu mencetak KO keempat beruntun dengan menghentikan Amine Boucetta di ronde ketiga.

Dengan tekanan konsisten dan serangan ke tubuh, Atang menunjukkan kematangan meski masih dalam tahap belajar.

Secara keseluruhan, malam di Newcastle menjadi panggung pembuktian bagi Padley dan petinju muda Inggris lainnya, sekaligus menegaskan bahwa pengalaman pahit di level elite bisa menjadi fondasi menuju kejayaan.

Artikel Tag: Josh Padley, Shakur Stevenson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru