Kanal

Keyshawn Davis Kirim Pesan Keras, Hentikan Jamaine Ortiz di Ronde Terakhir

Penulis: Hanif Rusli
01 Feb 2026, 19:28 WIB

Sejak bel pembuka, Keyshawn Davis (kiri) tampil dominan dan mengendalikan tempo. (Foto: Fight TV)

Keyshawn Davis langsung membuat gebrakan besar dalam debutnya di kelas welter junior welter atau 140 pound.

Petinju asal Norfolk, Virginia itu menghentikan Jamaine Ortiz dengan KO pada detik-detik akhir ronde ke-12 dalam pertarungan yang digelar di Madison Square Garden, New York, Sabtu (31/1) malam.

Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat Davis bahwa dirinya siap bersaing di level elite setelah melewati tahun yang penuh gejolak.

Laga ini menjadi partai pendukung utama duel Teofimo Lopez vs Shakur Stevenson dan menandai kembalinya Keyshawn Davis (14-0, 10 KO) ke ring setelah masa sulit sepanjang 2025.

Sejak bel pembuka, Davis tampil dominan, mengendalikan tempo dengan jab tajam, pergerakan kaki yang rapi, serta pukulan ke badan yang perlahan menggerus pertahanan Ortiz.

Ortiz (20-3-1, 10 KO), yang sebelumnya belum pernah dihentikan dalam karier profesionalnya, diharapkan memberi ujian berat bagi debut Davis di kelas 140 pound.

Petinju asal Worcester, Massachusetts itu dikenal tangguh setelah memberi perlawanan sengit kepada Teofimo Lopez dan Vasiliy Lomachenko, meski kalah angka.

Namun kali ini, Ortiz kesulitan menemukan ritme dan terus tertekan oleh kecerdasan ring serta kecepatan tangan Davis.

Meski unggul jauh di kartu nilai, Davis tak puas hanya memenangkan angka. Ia terus memburu penyelesaian hingga akhirnya membuahkan hasil.

Pada ronde ke-11, sebuah hook keras ke arah badan menjatuhkan Ortiz untuk pertama kalinya.

Ortiz mampu bangkit dan bertahan hingga ronde terakhir, meski kondisinya mulai menurun dan wajahnya mengalami pembengkakan.

Tekanan Davis semakin meningkat di ronde ke-12.

Dengan sisa belasan detik, Davis meluncurkan kombinasi yang diakhiri pukulan kanan keras, disusul kembali dengan serangan ke badan.

Ortiz terjatuh dan wasit Thomas Taylor langsung menghentikan pertandingan dengan 13 detik tersisa, memastikan kemenangan KO bagi Davis.

“Saya bilang dari awal, saya akan tampil luar biasa,” ujar Keyshawn Davis seusai laga. “Saya dengar ada yang mencemooh, tapi kalian harus sabar. Saya kasih kalian knockout.”

Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi titik balik bagi Davis setelah insiden tahun lalu, ketika ia gagal memenuhi batas berat badan untuk mempertahankan gelar WBO kelas ringan melawan Edwin De Los Santos, yang berujung pembatalan laga.

Davis bahkan sempat menyinggung soal pensiun, sebelum akhirnya memilih naik kelas dan membentuk tim pelatih baru. Keputusan itu terbukti tepat.

Kini berusia 26 tahun, mantan peraih perak Olimpiade 2021 tersebut merasa siap menatap tantangan lebih besar. Salah satu nama yang ia sebut secara terbuka adalah Devin Haney.

“Devin Haney jelas ada di daftar saya, dan kami akan mewujudkannya pada 2026,” kata Davis, meski duel itu mengharuskannya naik kelas lagi.

Terlepas dari siapa lawan berikutnya, penampilan dominan atas Ortiz membuktikan bahwa Keyshawn Davis bukan sekadar bangkit, tetapi telah mengirim pesan tegas bahwa dirinya pantas berada di jajaran elit dunia tinju.

Artikel Tag: Keyshawn Davis, madison square garden

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru