Josh Kelly Kejutkan Bakhram Murtazaliev, Rebut Gelar IBF Kelas 154 Pound
Josh Kelly (kanan) meluapkan kegembiraan saat dinyatakan sebagai pemenang duel melawan Bakhram Murtazaliev. (Foto: Fight TV)
Pada malam terbesar dalam kariernya, Josh Kelly akhirnya menunjukkan seluruh potensi yang selama ini diyakini banyak orang.
Petinju berusia 31 tahun asal Sunderland itu tampil disiplin, cerdas, dan penuh keberanian untuk mengalahkan Bakhram Murtazaliev lewat kemenangan mayoritas angka dan merebut gelar juara dunia IBF kelas junior menengah (154 pound), Sabtu (31/1) malam.
Josh Kelly menang dengan skor 115-111, 114-113, dan 113-113, dalam sebuah laga ketat yang sarat drama.
Meski Sunderland dan Newcastle dikenal memiliki rivalitas regional, Kelly justru mendapat dukungan luar biasa dari penonton tuan rumah yang menciptakan atmosfer panas sepanjang pertarungan.
Sejak ronde awal, Murtazaliev (23-1, 17 KO) menunjukkan reputasinya sebagai pemukul keras.
Petinju Rusia berusia 33 tahun itu dengan cepat menemukan jarak dan berkali-kali melepaskan pukulan kanan ke tubuh Kelly.
Namun, alih-alih terus menjauh, Josh Kelly (18-1-1, 9 KO) sesekali memilih bertukar pukulan dan menutup ronde kedua dengan hook kiri tajam yang menandai mulai berubahnya momentum.
Ronde keempat menjadi titik balik penting.
Saat Murtazaliev terlalu bernafsu menyerang dengan tangan kanan, Kelly menyambutnya dengan jab kiri tepat waktu yang menjatuhkan sang juara bertahan.
Murtazaliev bangkit dengan senyum, tetapi Kelly menunjukkan kedewasaan dengan tidak memaksakan penyelesaian dan memilih kembali ke tinju jarak jauh.
Meski sempat merebut kembali inisiatif di ronde kelima dan keenam, Murtazaliev perlahan mulai frustrasi menghadapi pergerakan kaki dan kecepatan tangan Kelly.
Pada ronde ketujuh, Kelly bahkan terlihat percaya diri hingga sempat melakukan sedikit showboating, sementara lawannya mengejar dengan pukulan tunggal.
Namun, drama kembali memuncak di ronde kesembilan.
Dari situasi yang tampak terkendali, Kelly tiba-tiba dijatuhkan oleh hook kiri keras Murtazaliev ke arah kepala.
Kelly sempat terlihat goyah setelah bangkit, pergerakannya tidak lagi sehalus sebelumnya.
Meski demikian, ia bertahan dengan kecerdikan, menghindari serangan besar dan memaksakan pertarungan berlanjut hingga ronde-ronde akhir.
Dua ronde terakhir berlangsung tegang. Murtazaliev terus menekan demi KO, sementara Kelly bertahan dengan kombinasi singkat dan pergerakan lateral.
Di ronde ke-12, Kelly berhasil menghindari beberapa pukulan kanan berbahaya sebelum membalas dengan kombinasi dua tangan yang bersih, menutup laga yang seimbang dan menegangkan.
Statistik CompuBox menegaskan cerita pertarungan ini.
Kelly mendaratkan 75 dari 202 pukulan (37%), sementara Murtazaliev lebih aktif dengan 444 pukulan tetapi hanya 21% yang mengenai sasaran.
Meski Murtazaliev unggul 43-17 dalam empat ronde terakhir, kebangkitannya datang terlambat.
Setelah hampir sembilan tahun sebagai petinju profesional, Josh Kelly akhirnya mewujudkan mimpinya menjadi juara dunia.
Kemenangan ini menempatkannya sebagai kekuatan baru di divisi 154 pon yang sangat kompetitif, dengan potensi duel besar melawan nama-nama elite seperti Jaron “Boots” Ennis kini mulai terbuka di depan mata.
Artikel Tag: Josh Kelly, Jaron Ennis