Isaac Cruz dan Nestor Bravo Siap Hidupkan Rivalitas Meksiko-Puerto Riko
Isaac Cruz (kiri) dan Nestor Bravo. (Foto: Fight TV)
Rivalitas tinju antara Meksiko dan Puerto Riko kembali tersaji ketika Isaac Cruz menghadapi Nestor Bravo dalam perebutan gelar interim kelas welter junior WBC, Sabtu (19/9) malam waktu setempat.
Pertarungan 12 ronde di Pechanga Arena, San Diego, Amerika Serikat, tersebut menjadi laga utama dalam kartu Premier Boxing Champions yang disiarkan melalui DAZN.
Duel ini mempertemukan dua petinju yang dikenal memiliki gaya agresif dan berpotensi menghadirkan pertarungan sengit.
Cruz dan Bravo menyadari pertarungan mereka membawa sejarah panjang rivalitas Meksiko-Puerto Riko.
Sejumlah duel besar sebelumnya antara kedua negara antara lain kemenangan TKO Salvador Sanchez atas Wilfredo Gomez pada ronde kedelapan pada 1981, kemenangan KO Felix Trinidad atas Fernando Vargas pada ronde ke-11 pada 2000, serta rivalitas Miguel Cotto dan Antonio Margarito yang menghasilkan kemenangan KO bagi masing-masing petinju dalam dua pertemuan.
“Saya tahu kami bisa memenuhi tantangan dan melanjutkan sejarah panjang Meksiko-Puerto Riko,” kata Cruz kepada The Ring melalui penerjemah.
“Mendengar nama-nama seperti Julio Cesar Chavez, Antonio Margarito, Orlando Salido, Hector Camacho, Miguel Cotto, dan Juan Manuel Lopez, kami ingin mencapai standar tersebut. Saya tahu kami bisa melakukannya.”
Isaac Cruz, petinju asal Mexico City, memiliki rekor 28 kemenangan, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang dengan 18 kemenangan KO.
Ia terakhir bertarung melawan Lamont Roach Jr pada 6 Desember di San Antonio dan harus puas dengan hasil imbang mayoritas.
Sebelumnya, Cruz merebut gelar interim kelas welter junior WBC setelah menang angka mutlak atas Omar Salcido Gamez dalam pertarungan 10 ronde pada Juli 2025.
Isaac Cruz semula dijadwalkan menjalani laga ulang melawan Angel Fierro setelah mengalahkannya melalui keputusan mutlak.
Namun, Fierro mundur sehari sebelum pertandingan karena harus dirawat di rumah sakit akibat komplikasi dalam proses penurunan berat badan.
Sementara itu, Bravo memiliki rekor 24-1 dengan 17 KO. Petinju asal Arecibo, Puerto Riko, tersebut bangkit dari satu-satunya kekalahannya melalui kemenangan KO ronde kedua atas Pedro Campa pada 10 Januari di New York.
Bravo menjatuhkan Campa dengan kombinasi uppercut kiri dan hook kiri setelah lawannya terus maju menekan.
“Semua orang mengingat pertarungan Meksiko dan Puerto Riko,” kata Bravo. “Saya diberkati mendapat kesempatan bertarung untuk gelar melawan seseorang yang sehebat dan setangguh ‘Pitbull’.”
Artikel Tag: Isaac Cruz