Kanal

IBF Tunda Keputusan Cabut Gelar Jai Opetaia Usai Duel Kontroversial

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Mar 2026, 14:10 WIB

Jai Opetaia

Berita Tinju: Nasib gelar dunia kelas cruiserweight milik Jai Opetaia masih berada dalam ketidakpastian. Federasi Tinju Internasional atau IBF mengonfirmasi bahwa mereka belum mengambil keputusan final terkait kemungkinan mencabut sabuk juara milik petinju asal Australia tersebut.

Sebelumnya, muncul laporan bahwa Opetaia akan kehilangan gelar IBF tepat saat bel pertama berbunyi dalam pertarungannya melawan Brandon Glanton yang digelar di Meta Apex, Las Vegas. Hal itu dipicu oleh fakta bahwa duel tersebut juga mempertaruhkan sabuk juara cruiserweight versi Zuffa Boxing yang baru diperkenalkan.

IBF menilai kehadiran sabuk baru tersebut menimbulkan persoalan regulasi. Badan tinju itu sejak awal menyatakan tidak mengakui gelar Zuffa sebagai titel dunia resmi, sehingga memunculkan potensi konflik dengan aturan yang mereka terapkan.

Meski situasi belum jelas, Opetaia tetap naik ring dan berhasil menundukkan Glanton melalui kemenangan angka mutlak. Hasil tersebut membuat petinju kidal berusia 29 tahun itu memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 30 kemenangan tanpa kekalahan.

Setelah laga usai, Opetaia kembali menegaskan ambisinya untuk menjadi juara dunia tak terbantahkan di divisi cruiserweight. Misi tersebut berarti ia harus menyatukan seluruh sabuk utama yang ada di kelas tersebut.

Menariknya, IBF kemudian mengeluarkan pernyataan terbaru yang membuka kemungkinan bahwa Opetaia masih bisa mempertahankan gelarnya. Organisasi itu menyebut komentar Opetaia dalam konferensi pers pascalaga memunculkan dugaan bahwa sang petinju mungkin tidak sepenuhnya memahami konsekuensi dari keputusan bertarung dalam duel tersebut.

Dalam pernyataannya, IBF menjelaskan bahwa mereka ingin memastikan apakah Opetaia telah menerima penjelasan lengkap dari tim manajemennya sebelum menyetujui pertarungan melawan Glanton.

“Pernyataan yang disampaikan Jai Opetaia setelah laga membuat pimpinan organisasi mempertanyakan apakah ia benar benar mendapatkan penjelasan penuh dari penasihatnya sebelum mengambil keputusan untuk menjalani pertarungan ini,” tulis IBF dalam pernyataan resmi mereka.

IBF juga membantah anggapan bahwa mereka menarik dukungan terhadap laga tersebut karena merasa tidak dihormati dalam proses promosi.

“IBF dengan tegas menolak klaim bahwa keputusan penarikan sanksi dilakukan dengan niat merugikan pihak tertentu. Kami memberikan persetujuan awal dengan itikad baik berdasarkan informasi yang diberikan kepada kami,” tulis badan tersebut.

Saat ini proses evaluasi masih berlangsung dan keputusan final mengenai status gelar Opetaia akan diumumkan dalam waktu dekat. Jika sabuk tersebut tetap dipertahankan, peluang Jai Opetaia untuk mengejar status juara dunia tak terbantahkan di kelas cruiserweight masih terbuka lebar.

Artikel Tag: IBF, Dana White, Tinju kelas penjelajah, Jai Opetaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru