IBF Tarik Sanksi, Jai Opetaia vs Glanton Tak Lagi Perebutkan Gelar
Jai Opetaia
Berita Tinju: Federasi Tinju Internasional atau IBF mengambil keputusan mengejutkan dengan mencabut sanksi perebutan gelar dunia dalam pertarungan kelas cruiserweight antara Jai Opetaia melawan Brandon Glanton. Duel yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret 2026 di Meta Apex, Las Vegas, kini dikategorikan sebagai pertarungan yang tidak disahkan oleh badan tersebut.
Keputusan ini muncul setelah kebingungan terkait status pertarungan tersebut. Sebelumnya, Opetaia bahkan sempat membawa sabuk juara IBF miliknya ke konferensi pers di MGM Grand dan mengumumkan bahwa gelar tersebut akan dipertaruhkan dalam laga melawan Glanton.
Namun beberapa jam setelah acara tersebut, IBF mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka menarik persetujuan terhadap duel tersebut. Dalam pernyataannya, IBF menjelaskan bahwa pencabutan sanksi dilakukan setelah organisasi tersebut menilai pertarungan tidak lagi memenuhi ketentuan yang telah disepakati sebelumnya.
Diskusi mengenai laga ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 11 Februari, ketika Presiden IBF Daryl Peoples mengetahui rencana pertarungan tersebut melalui media sosial. Saat itu, pihak IBF langsung mengingatkan perwakilan Opetaia mengenai aturan organisasi terkait juara dunia dan pertarungan penyatuan gelar.
Pada 3 Maret, tim Jai Opetaia menyampaikan kepada IBF bahwa pertarungan melawan Glanton bukanlah duel unifikasi gelar. Mereka juga menjelaskan bahwa sabuk yang diberikan oleh promotor Zuffa Boxing hanya akan diposisikan sebagai simbol penghargaan atau trofi, bukan sebagai gelar dunia resmi.
Berdasarkan penjelasan tersebut, IBF sempat menyetujui pertarungan itu sebagai laga pertahanan opsional. Namun situasi berubah setelah konferensi pers terakhir memperlihatkan bahwa sabuk juara dunia cruiserweight versi Zuffa tetap akan diperebutkan dalam laga tersebut.
IBF menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan pembicaraan langsung dengan pihak Zuffa Boxing mengenai pertarungan ini. Organisasi itu juga menyatakan hanya akan menyetujui duel yang mematuhi aturan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan sistem gelar dunia yang sudah diakui, termasuk sabuk milik WBA, WBC, WBO, dan IBF.
Dengan pencabutan sanksi tersebut, duel Opetaia melawan Glanton kini berstatus “unsanctioned contest”. Dalam aturan IBF, jika seorang juara dunia bertarung dalam laga yang tidak disahkan di kelas berat yang sama, maka gelarnya dapat dinyatakan kosong, terlepas dari hasil pertarungan.
Keputusan ini tentu menjadi pukulan bagi Jai Opetaia yang sebelumnya menargetkan status juara dunia tak terbantahkan di divisi cruiserweight. Ambisi untuk menyatukan sabuk IBF, WBA, WBC, dan WBO kini terancam tertunda akibat polemik yang melibatkan promotor baru di dunia tinju profesional.
Artikel Tag: IBF, Dana White, Tinju kelas penjelajah, Jai Opetaia