Kanal

Francesca Hennessy Menang Tipis, Selangkah Lagi ke Perebutan Gelar Dunia

Penulis: Hanif Rusli
01 Feb 2026, 18:10 WIB

Francesca Hennessy (kiri) dan Ellie Bouttell langsung terlibat adu serangan tanpa kompromi. (Foto: Fight TV)

Francesca Hennessy mencatatkan kemenangan terpenting dalam karier profesionalnya setelah menaklukkan Ellie Bouttell lewat keputusan mayoritas yang ketat dalam laga utama yang penuh intensitas.

Pertarungan 10 ronde berdurasi dua menit itu menjadi ujian terberat bagi Hennessy sejauh ini, sekaligus membuka jalan menuju peluang perebutan gelar dunia pertamanya.

Sejak ronde awal, kedua petinju langsung terlibat adu serangan tanpa kompromi. Hennessy dan Bouttell saling menekan dalam tempo tinggi, membuat jarak penilaian nyaris mustahil.

Satu juri, Alberto Diaz de la Prida, menilai laga imbang 95-95, namun dua juri lainnya—Christopher Fernandez (97-93) dan Kieran McCann (96-94)—sepakat Francesca Hennessy layak keluar sebagai pemenang.

Pertarungan pada Sabtu (31/1) ini awalnya tidak direncanakan sebagai laga utama.

Duel Hennessy-Bouttell naik status setelah partai utama Adam Azim kontra Gustavo Daniel Lemos dibatalkan akibat cedera tangan.

Keputusan itu terbukti tepat, karena laga ini menyelamatkan gelaran yang disiarkan langsung BBC Two dan menyuguhkan drama sepanjang malam.

Hennessy, yang diproyeksikan sebagai bintang masa depan Boxxer, menghadapi tantangan besar melawan Bouttell yang sebelumnya tak terkalahkan.

Situasi semakin rumit ketika Hennessy mengalami luka akibat benturan kepala tak disengaja di ronde kedua.

Namun ia mampu bangkit, menemukan ritme lewat kombinasi cepat dan pukulan ke badan yang presisi.

Meski demikian, Bouttell terus menekan dengan gaya agresif dan kekuatan fisik yang konsisten. Memasuki ronde-ronde akhir, intensitas tak menurun.

Data Compubox menunjukkan betapa tipisnya pertarungan ini: Hennessy mendaratkan 116 pukulan, hanya unggul dua dari Bouttell.

Usai laga, Francesca Hennessy menunjukkan sportivitas tinggi dengan memberi penghormatan kepada lawannya. “Dia memberi saya pertarungan hebat. Ini perang sungguhan,” ujarnya.

Kemenangan ini menegaskan ketangguhan Hennessy dan menempatkannya selangkah lebih dekat ke panggung perebutan gelar dunia kelas bantam WBC.

Di partai lainnya, Prospek kelas berat ringan Gradus Kraus meraih kemenangan TKO ronde kedua atas Boris Crighton pada debutnya bersama Boxxer.

Petinju Belanda berusia 24 tahun itu tampil sebagai southpaw meski biasanya bertinju orthodox, dan menjatuhkan Crighton tiga kali lewat serangan tangan kiri ke tubuh.

Wasit menghentikan laga pada menit 1:59 ronde kedua. Kraus kini mencatat rekor 10-0 dengan sembilan KO.

Promotor Ben Shalom memuji Kraus sebagai talenta paling menarik di divisi ini.

Sebelumnya, Hassan Azim menghentikan Sean Murray pada ronde kelima dalam laga comeback-nya.

Artikel Tag: BBC

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru