Kanal

Conor Benn Tegaskan Tak Khawatir soal Tes Doping Ryan Garcia

Penulis: Abdi Ardiansyah
09 Sep 2026, 20:49 WIB

Conor Benn

Berita Tinju - Conor Benn akan menghadapi Ryan Garcia dalam perebutan gelar WBC kelas welter di T Mobile Arena, Las Vegas. Pertarungan tersebut menjadi salah satu duel paling dinantikan tahun ini, terlebih kedua petinju memiliki sejarah panjang terkait persoalan tes doping.

Benn sebelumnya terlibat kontroversi besar menjelang pertarungannya melawan Chris Eubank Jr pada 2022. Duel tersebut akhirnya batal digelar setelah Benn diketahui gagal dalam dua tes yang mendeteksi zat terlarang clomifene.

Petinju Inggris itu sejak awal membantah melakukan pelanggaran dan terus menyatakan dirinya tidak bersalah. Setelah melalui proses panjang, larangan bertanding terhadap Benn akhirnya dicabut. Ia kemudian kembali menghadapi Eubank Jr dalam dua pertarungan pada 2025.

Benn kalah dalam pertemuan pertama sebelum membalas kekalahan tersebut pada duel kedua. Setelah melewati rangkaian kontroversi itu, Benn kini kembali mendapat kesempatan bertarung untuk gelar dunia.

Sementara itu, Garcia juga pernah menghadapi persoalan doping. Setelah mengalahkan Devin Haney, Garcia dinyatakan positif menggunakan ostarine. Hasil pertarungan tersebut kemudian diubah menjadi no contest dan Garcia dijatuhi larangan bertanding selama 12 bulan.

Dengan latar belakang tersebut, persoalan tes doping menjadi salah satu perhatian menjelang pertemuan Garcia dan Benn. Namun, Benn menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membuang energi untuk memikirkan masalah tersebut.

Berbicara kepada The Ring, Conor Benn mengatakan dirinya mengetahui bahwa kedua petinju menjalani pengujian secara ketat. Karena itu, ia memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak yang berwenang dan berkonsentrasi pada persiapannya sendiri.

“Hal itu bahkan tidak pernah terlintas dalam pikiran saya. Saya tahu kami berdua menjalani pengujian secara ketat dan itulah yang penting. Saya sama sekali tidak memikirkannya,” ujar Benn.

Menurut Benn, kondisi Garcia menjelang pertarungan juga bukan sesuatu yang ingin ia pikirkan. Baginya, satu satunya hal yang berada dalam kendalinya adalah persiapan dan penampilannya sendiri ketika berada di atas ring.

“Bagaimana dia datang, seperti apa kondisi mentalnya, atau apakah dia menjalani tes atau tidak, semuanya tidak mengubah apa pun. Saya tetap harus melakukan apa yang harus saya lakukan, berlatih sekeras mungkin dan fokus meraih kemenangan,” tegas Benn.

Garcia memasuki pertarungan setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Mario Barrios pada Februari lalu. Kemenangan tersebut membuatnya merebut gelar WBC kelas welter.

Di sisi lain, Benn terakhir bertanding melawan Regis Prograis pada April dalam pertarungan dengan batas berat 150 pound. Benn memenangkan duel tersebut melalui keputusan angka.

Persoalan berat badan juga menjadi salah satu cerita utama menjelang pertarungan. Benn akan kembali tampil di kelas welter untuk pertama kalinya sejak 2022. Ia bahkan menyebut proses menurunkan berat badan kali ini sebagai sesuatu yang sangat berat.

Conor Benn telah memastikan bahwa pertarungan melawan Garcia akan menjadi penampilan terakhirnya di kelas welter. Setelah duel tersebut, ia berencana naik kelas. Artinya, jika berhasil mengalahkan Garcia dan merebut gelar WBC, sabuk tersebut berpotensi langsung menjadi kosong karena Benn tidak berniat mempertahankannya di kelas welter.

Artikel Tag: WBC, kelas welter, Ryan Garcia, conor benn

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru