Conor Benn Diprediksi Bakal Kesulitan Hadapi Ryan Garcia
Ryan Garcia dan Conor Benn
Berita Tinju - Promotor tinju ternama, Eddie Hearn, mempertanyakan peluang Conor Benn saat menghadapi Ryan Garcia dalam perebutan gelar juara dunia WBC kelas welter yang akan berlangsung di T Mobile Arena, Las Vegas, pada 12 September mendatang.
Pertarungan tersebut menjadi salah satu laga terbesar tahun ini setelah resmi diumumkan sebagai hasil kerja sama antara Golden Boy Promotions milik Oscar De La Hoya dan Zuffa Boxing yang dipimpin Dana White.
Ryan Garcia akan memasuki ring sebagai juara bertahan WBC kelas welter. Petinju asal Amerika Serikat itu merebut sabuk tersebut setelah mengalahkan Mario Barrios melalui kemenangan angka mutlak pada Februari lalu. Gelar itu menjadi bukti kebangkitan Garcia usai sempat menelan kekalahan angka dari Rolando Romero pada 2025.
Di sisi lain, Conor Benn datang dengan modal dua kemenangan beruntun atas Chris Eubank Jr dan Regis Prograis. Meski demikian, Hearn menilai lawannya kali ini berada di level yang jauh lebih tinggi.
Menurut Hearn, tantangan terbesar Benn bukan hanya kualitas Garcia, tetapi juga proses menurunkan berat badan hingga batas kelas welter, yakni 147 pon atau sekitar 66,7 kilogram.
"Ini memang pertarungan yang menarik untuk dunia tinju. Namun saya tidak menyukai Conor Benn bertarung di 147 pon. Saya rasa itu bukan kelas terbaiknya," kata Hearn.
Ia menilai Benn sudah terlalu lama bertarung di kelas yang lebih berat. Setelah dua kali menghadapi Chris Eubank Jr di kelas menengah, Benn juga melawan Regis Prograis pada batas 150 pon. Karena itu, Hearn meyakini penurunan berat badan akan menjadi tantangan berat bagi petinju Inggris tersebut.
"Proses turun ke 147 pon akan sangat berat baginya. Saya tidak yakin dia masih memiliki kekuatan pukulan yang sama di kelas itu. Saya juga meragukan daya tahannya ketika menerima pukulan keras," ujarnya.
Sebaliknya, Hearn memuji kualitas Garcia yang dinilainya sudah terbukti di level elite.
"Ryan adalah petinju kelas dunia. Dia cepat, akurat, dan memiliki pukulan yang sangat keras. Meski begitu, saya yakin pertarungan ini tetap menarik karena Conor Benn adalah petinju yang berani dan tidak akan mundur," tambahnya.
Komentar Hearn juga tidak lepas dari hubungan kurang harmonis dengan Benn. Keduanya sempat bekerja sama di bawah Matchroom Boxing sebelum Benn memutuskan bergabung dengan Zuffa Boxing pada awal tahun ini.
Meski demikian, duel Ryan Garcia melawan Conor Benn diperkirakan tetap berlangsung sengit. Kemenangan akan sangat penting bagi kedua petinju, baik untuk mempertahankan posisi di papan atas divisi welter maupun membuka jalan menuju pertarungan melawan nama nama besar lainnya di kelas tersebut.
Artikel Tag: Dana White, Eddie Hearn, kelas welter, oscar de la hoya, kelas menengah, Ryan Garcia, conor benn