Kanal

Brandon Figueroa Siap Manfaatkan Keunggulan Fisik untuk Tekan Nick Ball

Penulis: Hanif Rusli
22 Jan 2026, 08:51 WIB

Brandon Figueroa (kanan) dan Nick Ball. (Foto: Fight TV)

Brandon Figueroa bertekad memaksakan keunggulan fisik dan mentalnya saat menantang Nick Ball dalam perebutan gelar juara dunia WBA kelas bulu pada 7 Februari mendatang.

Petinju asal Texas itu menyadari perbedaan ukuran tubuh akan menjadi faktor penting ketika mereka bertemu di atas ring dalam laga yang disiarkan DAZN.

Dengan tinggi badan 173 cm, Figueroa akan menjulang enam inci lebih tinggi dibanding Ball yang bertubuh pendek namun kekar.

Meski terbiasa menghadapi lawan yang lebih kecil, Figueroa mengakui bahwa menghadapi petinju bertubuh pendek memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menemukan jarak dan ritme bertarung.

Pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting bagi juara dunia dua divisi tersebut.

Setahun lalu, Brandon Figueroa harus mengakui keunggulan Stephen Fulton, petinju yang lebih kecil namun sangat teknis, dalam laga ulang mereka.

Namun, petinju berusia 29 tahun itu yakin dirinya biasanya mampu menemukan solusi seiring berjalannya pertarungan.

Ia mencontohkan kemenangan penting dalam kariernya, seperti saat menghentikan Oscar Escandon pada ronde ke-10, serta kemenangan KO ronde ketujuh atas Luis Nery yang agresif dan bertubuh kompak.

Menurut Figueroa, kunci menghadapi lawan-lawan seperti itu adalah kesabaran hingga ritme bertarung terbentuk.

Figueroa dikenal sebagai petinju yang terus menekan. Ia menegaskan bahwa sangat jarang ada lawan yang mampu membuatnya bertahan terlalu lama.

Gaya bertarung agresif dan tekanan konstan menjadi ciri khasnya, sesuatu yang akan ia bawa saat menghadapi Ball.

Nick Ball sendiri bukan lawan sembarangan. Petinju asal Liverpool dengan rekor tak terkalahkan itu dikenal memiliki gaya bertarung ofensif dan mental baja.

Figueroa menghormati sikap dan keberanian Nick Ball, tetapi ia juga percaya dapat membaca momen ketika tekanan mulai berdampak.

Menurutnya, tanda-tanda itu terlihat dari sorot mata dan kemauan bertarung lawan yang perlahan memudar dari ronde ke ronde.

Bertarung di kota kelahirannya membuat Ball berada di bawah tekanan besar, dengan banyak hal dipertaruhkan di hadapan pendukungnya sendiri.

Brandon Figueroa menyadari atmosfer tersebut akan membuat laga semakin sengit.

Namun fokusnya tetap sama: masuk ke ring, menjalankan tugas, dan membuktikan bahwa pengalaman serta tekanan tanpa henti bisa menjadi pembeda dalam pertarungan gelar dunia ini.

Artikel Tag: Brandon Figueroa, Nick Ball, Tinju, boxing, WBA, Kelas Bulu, Featherweight, Texas, Amerika Serikat, Liverpool, Inggris, DAZN, Stephen Fulton, Luis Nery

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru