Kanal

Aaron McKenna Siap Manfaatkan Kesempatan Perebutan Gelar Dunia

Penulis: Hanif Rusli
12 Agu 2026, 07:39 WIB

Aaron McKenna menilai kesempatan merebut gelar dunia dapat membuka banyak peluang baru dalam kariernya. (Foto: Fight TV)

Aaron McKenna akhirnya mendapatkan kesempatan untuk merebut gelar juara dunia setelah sembilan tahun menjalani karier profesional.

Petinju kelas menengah asal Irlandia itu akan menghadapi Etinosa Oliha dalam pertarungan perebutan gelar IBF yang lowong di Dublin.

McKenna dijadwalkan menghadapi Oliha di 3Arena, Dublin, dalam pertarungan yang disiarkan Sky Sports.

McKenna memiliki rekor sempurna 20-0 dengan 10 kemenangan knockout, sedangkan Oliha juga belum terkalahkan dengan catatan 22-0 dan 10 KO.

Kesempatan tersebut datang setelah McKenna melewati masa penantian panjang. Petinju berusia 27 tahun itu bahkan tidak bertanding selama 16 bulan sejak penampilan terakhirnya.

Laga terakhir McKenna terjadi pada April 2025 ketika ia mengalahkan mantan juara dunia WBO kelas 154 pound, Liam Smith, melalui keputusan juri dalam undercard pertarungan Chris Eubank Jr. melawan Conor Benn.

Kemenangan atas Smith menjadi salah satu penampilan terbaik McKenna dalam kariernya. Namun, setelah itu ia kembali harus menunggu kesempatan berikutnya.

McKenna mengaku penantian tersebut sempat membuat frustrasi.

Meski demikian, ia memilih tetap berlatih dan menolak mengambil jalan pintas atau menerima pertarungan maupun kesepakatan yang tidak sesuai dengan keinginannya.

"Saya memastikan sejak pertarungan terakhir terus berada di sasana dan menjaga kondisi," kata McKenna kepada The Ring.

Kini, McKenna menilai kesempatan merebut gelar dunia dapat membuka banyak peluang baru dalam kariernya.

Ia juga menganggap keberhasilan menjadi juara dunia akan meningkatkan statusnya secara signifikan.

Namun, Aaron McKenna tidak ingin menjadikan gelar IBF sebagai tujuan akhir.

Ia menargetkan posisi sebagai petinju kelas menengah terbaik di dunia dan menganggap kemenangan atas Oliha hanya sebagai langkah awal.

"Saya sudah lama mengatakan bahwa saya percaya sebagai petinju kelas menengah terbaik di dunia. Dalam pertarungan terakhir, saya membuktikan kepada banyak orang bahwa saya memiliki kemampuan tinju untuk mencapai itu," ujarnya.

McKenna juga mengaku bersyukur setelah bergabung dengan Zuffa Boxing.

Menurutnya, promotor tersebut memiliki ambisi menghadirkan pertarungan besar yang selama beberapa tahun sulit ia dapatkan.

McKenna mulai menimba pengalaman di Amerika Serikat sejak berusia 16 tahun bersama saudara dan ayahnya.

Selama bertahun-tahun, ia berlatih di berbagai sasana dan menghadapi beragam gaya petinju melalui pengalaman sparring.

Ia belum pernah bertemu langsung dengan Oliha sebelum konferensi pers peluncuran pertarungan. Namun, McKenna telah mempelajari sejumlah pertandingan calon lawannya.

"Oliha adalah petinju bagus dan memiliki rekor 22-0 karena suatu alasan. Saya sudah melihat berbagai gaya di dunia dan siap menghadapi apa pun yang dia bawa," kata McKenna.

Aaron McKenna menegaskan dirinya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang telah lama dinantikannya.

"Saya punya tugas untuk diselesaikan. Saya akan menuntaskan pekerjaan dan membawa gelar dunia itu kembali," ujarnya.

Artikel Tag: Liam Smith

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru